Miliarder Thailand Menang Lelang Lahan Properti di Singapura, Nilainya Capai Rp 7,6 Triliun

Miliarder Thailand Menang Lelang Lahan Properti di Singapura, Nilainya Capai Rp 7,6 Triliun

Miliarder asal Thailand, Charoen Sirivadhanabhakdi-Weradio.co.id-Forbes

SINGAPURA, Weradio.co.id - Persaingan properti di Negeri Singa, julukan Singapura, semakin memanas.

Konsorsium yang dipimpin oleh Frasers Property, perusahaan milik miliarder asal Thailand, Charoen Sirivadhanabhakdi, berhasil mengajukan tawaran tertinggi untuk lahan residensial premium di Singapura.

Dalam lelang yang berlangsung ketat tersebut, Frasers Property bersama mitranya, Mitsubishi Estate, mengajukan tawaran sebesar 610,75 juta dolar Singapura atau setara dengan Rp 7,6 triliun (kurs Rp12.500).

Nilai fantastis ini menempatkan mereka sebagai calon kuat pengembang kawasan hunian elit di area Kallang Close.

BACA JUGA:Kemenpar Dukung DRT Show, Dunia Selam Jadi Pintu Masuk Investasi dan Pelestarian Alam di Indonesia

Lokasi Strategis di Tepian Sungai

Lahan yang menjadi rebutan ini memiliki daya tarik luar biasa karena lokasinya yang berada tepat di tepi Sungai Kallang. Kawasan ini merupakan situs perumahan swasta pertama yang dirilis pemerintah di distrik tersebut dalam kurun waktu 12 tahun terakhir.

Soon Su Lin, CEO Frasers Property Singapore, menyatakan, lokasi ini menawarkan kesempatan langka untuk menciptakan hunian tepi air alias waterfront yang berkualitas tinggi.

"Kami berencana menghadirkan pengembangan hunian yang tidak hanya mewah, tetapi juga terintegrasi dengan fasilitas publik seperti kawasan pejalan kaki di tepi sungai," ujar Soon Su Lin dalam keterangan resmi yang dilansir Forbes dan dibaca Weradio.co.id, Rabu, 22 April 2026.

Kalahkan Raksasa Properti Singapura

Kemenangan konsorsium Charoen Sirivadhanabhakdi ini tergolong tipis. Mereka berhasil mengungguli raksasa properti lokal, City Developments Ltd (CDL), milik miliarder Kwek Leng Beng. Selisih tawaran keduanya hanya terpaut sekitar 0,7 persen yang menunjukkan betapa bernilainya lahan tersebut di mata para investor global.

BACA JUGA:DRT SHOW Tanamkan Gen Konservasi demi Keberlanjutan Perairan Biru bagi Generasi Mendatang

Lahan seluas 1,1 hektar ini diproyeksikan mampu menampung sekitar 470 unit hunian baru.

Analis properti memperkirakan harga jual hunian di lokasi ini nantinya bisa menembus angka 2.750 dolar Singapura per kaki persegi, mengingat terbatasnya pasokan lahan residensial baru di pusat kota.

Sosok di Balik Frasers Property