Gebrakan Raksasa Jepang! Investor Kakap Kucurkan Rp 4,3 Triliun ke Unicorn Ajaib, Rekor Terbesar Sejak 2022
Co-founder sekaligus Direktur Utama (CEO) Ajaib Group, Anderson Sumarli (kiri) didampingi rekan bisnis yang sekaligus merupakan founder Ajaib Group, Yada Piyajomkwan (kanan).-Weradio.co.id-Forbes/Ajaib
JAKARTA, Weradio.co.id - Platform investasi dan perdagangan saham asal Indonesia, Ajaib, resmi meraih pendanaan Seri C senilai US$ 270 juta atau setara Rp 4,3 triliun dari perusahaan jasa keuangan terkemuka asal Jepang, SBI Holdings.
Suntikan dana segar ini tercatat sebagai salah satu pendanaan startup terbesar di Indonesia sejak 2022.
Lewat investasi ini, SBI Holdings juga resmi mengamankan sekitar 20 persen saham di platform unicorn tersebut.
Seperti dilansir Forbes yang dikutip Weradio.co.id, Sabtu, 29 Agustus 2026, Direktur Utama Ajaib Group, Anderson Sumarli menyampaikan, pendanaan baru ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur teknologi perusahaan, memperluas jangkauan layanan keuangan digital, serta mengakselerasi ekspansi aset kripto dan produk investasi lainnya di pasar domestik.
Langkah strategis ini dinilai sebagai angin segar bagi ekosistem startup Tanah Air. Pasalnya, industri teknologi dan investasi digital di kawasan Asia Tenggara sempat mengalami masa penyesuaian (tech winter) serta penurunan volume pendanaan dalam beberapa tahun terakhir.
Ketertarikan SBI Holdings mempertegas kepercayaan investor global terhadap potensi pasar keuangan digital Indonesia yang terus berkembang pesat.
Dengan masuknya raksasa finansial asal Tokyo tersebut, Ajaib optimistis mampu memperluas inklusi keuangan dan menghadirkan inovasi investasi yang aman serta mudah diakses oleh masyarakat luas.