Ini Daftar 8 Saham 'Emas' yang Diprediksi Bakal Diburu Investor Musim Ini
Forbes Investor Hub merilis daftar terbaru rekomendasi saham-saham yang dinilai memiliki fundamental kuat namun diperdagangkan di bawah nilai wajarnya (undervalued).-Weradio.co.id-IST
JAKARTA, Weradio.co.id — Forbes Investor Hub merilis daftar terbaru rekomendasi saham-saham yang dinilai memiliki fundamental kuat namun diperdagangkan di bawah nilai wajarnya (undervalued).
Langkah ini menjadi panduan strategis bagi para investor dalam memanfaatkan momentum rotasi portofolio pasar modal global.
Strategi value investing, yaitu membeli saham berkualitas dengan harga diskon, kembali menjadi sorotan para pelaku pasar di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi makro dan fluktuasi suku bunga global.
Berdasarkan analisis kualitatif dan kuantitatif Forbes Investor Hub yang dibaca Weradio.co.id, Minggu, 20 September 2026, saham-saham yang masuk dalam daftar ini dipilih berdasarkan beberapa indikator utama, rasio price to earnings (P/E) yang berada di bawah rata-rata industri, arus kas (cash flow) yang stabil, serta keunggulan kompetitif jangka panjang.
BACA JUGA:Geger Industri Tambang, Low Tuck Kwong Mendadak Lepas 30% Saham Bayan Resources kepada Haji Isam
Ada beberapa sektor utama yang mendominasi daftar saham murah potensial.
Pertama, Sektor Teknologi dan Layanan TI. Emiten dengan fundamental keuangan kokoh yang mengalami koreksi harga wajar akibat sentimen jangka pendek pasar.
Kedua, Sektor Layanan Kesehatan (Healthcare): Perusahaan farmasi dan penyedia layanan kesehatan dengan portofolio produk esensial yang relatif tahan terhadap resesi.
Ketiga, Sektor Komunikasi dan Layanan Finansial. Emiten yang memiliki tingkat retensi konsumen tinggi dan potensi pemulihan margin profitabilitas secara signifikan.
BACA JUGA:Cuan Melimpah, Keluarga Lee Makin Kaya Raya Berkat Bisnis Wealth Management OCBC
Tim analis Forbes menekankan bahwa menemukan saham undervalued bukan sekadar mencari harga saham yang murah secara nominal, melainkan mengidentifikasi diskon antara harga pasar terkini dan nilai intrinsik perusahaan.
Para investor diimbau untuk tetap cermat dalam melakukan mitigasi risiko dengan menerapkan diversifikasi portofolio dan mempertimbangkan cakrawala investasi jangka menengah hingga panjang sebelum mengambil keputusan transaksi.