Mari Tengok Leiden, Kota Pelajar Klasik dengan Akademik Tertua di Belanda

Mari Tengok Leiden, Kota Pelajar Klasik dengan Akademik Tertua di Belanda

Gedung-gedung Pusat perdagangan di jantung kota Leiden. -weradio.co.id-Nonnie Rering

LEIDEN, Weradio.co.id - Meski secara ukuran luas negera Belanda sangat kecil dibanding Indonesia, negara ini punya sejumlah kota yang sangat menarik dengan tempat-tempat wisatanya atau banyak hal menarik yang menjadi latar belakang kota menjadi tujuan kunjungan para turis.

Leiden, kota dengan luas kurang lebih 23,16 km2 (sekitar 2,316 hektar) yang terdiri atas daratan dan perairan. Secara jumlah penduduk, Leiden merupakan kota terbesar ke-19 dengan total kurang lebih 130.000 jiwa (Per-Desember 2025). Leiden adalah kota kecil yang tak pernah berteriak minta diperhatikan, tapi selalu meninggalkan kesan mendalam hingga menjadi pusat perhatian.    

Leiden merupakan kota pelajar terbesar keempat di Belanda setelah Amsterdam, Utrecht, Groningen dan Leiden. Leiden sering disebut kota pelajar klasik dengan tradisi akademik tertua di Belanda. Kota ini sangat tenang, historis, dan akademis.

Di kalangan pelajar atau akademisi, Leiden sangat beken lantaran punya universitas tertua di Leiden yang juga tertua di Belanda, Universitas Leiden yang didirikan pada 1575 berlokasi di Pusat Kota Leiden yang lokasinya di Provinsi Belanda bagian Selatan (Kampus Utama), dengan area terkenalnya: Rapenburg, yang merupakan pusat administrasi dan simbol akademik Leiden. Ada juga kampus kedua atau campus Den Haag (The Haque Campus) yang berlokasi di Den Haag.

BACA JUGA:BMKG Perkirakan Hujan Masih akan Guyur Jakarta dari Siang hingga Sore pada Hari Ini

Saat mengunjungi pusat kota Leiden di penghujung Desember 2025, di tengah dingin menusuk mencapai 3 derajat celcius, tetap terlihat keramaian pengunjung yang sebagian besar pun merupakan turis asal Inggris, Jerman, Spanyol, atau banyak juga turis Asia seperti Thailand, Malaysia dan Indonesia.

Kebanyakan mereka mengunjungi Leiden lantaran menjadi kota transit dan juga tertarik mengunjungi Univeresitas tertua di kota ini. "Saya datang bersama keluarga dari Munich karena ingin menghabiskan liburan akhir tahun. Kota ini juga beken sejak saya masih duduk di bangku sekolah," jelas wanita berusia 42 tahun, Waltraud Loosen yang tengah menjalani liburan musim dingin bersama suami dan kedua putri mereka.

Hal berbeda diungkapkan Paul Lincoln, seorang ayah asal Inggris yang datang bersama istrinya mengunjungi putri sulung mereka yang kuliah di Universitas Leiden. "Kami mengunjungi putri kami, sekaligus menghabiskan liburan musim dingin dengan mengunjungi beberapa tempat wisata di kota ini. Cemilan pancake disini juga sangat lezat," jelas Paul yang ditemui di Restoran Pancake Huis di pusat kota Leiden. 

Untuk menjangkau Leiden, akses transportasi terbilang sangat mudah dan lengkap, membuat kota ini terasa sangat nyaman bagi para pelajar, pekerja, juga para turis. Kereta api merupakan akses utama untuk menjangkau kota Leiden. Stasiun Leiden Centraal adalah salah satu simpul penting di Belanda yang terhubung ke Ibukota dan banyak kota di Belanda.

BACA JUGA:Rumi K-Pop Demon Hunters Akui Pernah Kecewa Akibat Penolakan karena Suaranya Jelek

Jika anda tiba di Airport terbesar di Belanda, Schipol Amsterdam, bisa langsung mengambil kereta ke Leiden Centraal dengan jarak tempuh 15-20 menit. Dari Den Hag jarak tempuh 12-15 menit, dari Rotterdam 35-40 menit dan jika anda dari pusat kota Amsterdam butuh waktu 35 menit.

Tak cuma dengan kereta, ada juga akses dengan bus kota & Regional. Jaringan bus begitu luas menghubungkan pusat kota, kawasan kampus, rumah sakit, bahkan kota sekitar atau perkampungan dekat Leiden. Bus-bus juga langsung tersedia dari kota Leiden ke sejumlah kota seperti Den Haag, Katwijk, Noordwijk, dan sekitarnya.

Akses dengan kendaraan pribadi juga terhubung ke jalan tol A4 dan A44. Leiden punya akses cepat ke Amsterdam, Den Haag dan Rotterdam. Tapi, parkir di pusat kota ini sangat terbatas dan mahal, sehingga lebih dianjurkan menggunakan kereta api atau sepeda.