Lega, Sampah Menggunung di Pasar Kramat Jati Berhasil Diangkut

Lega, Sampah Menggunung di Pasar Kramat Jati Berhasil Diangkut

Sampah menggunung di Pasar Kramat Jati berhasil diangkut-dok: berita jakarta-

Agus juga menegaskan keberhasilan mengatasi tumpukan sampah ini tidak hanya bergantung pada pengangkutan semata, tetapi juga kesadaran bersama.

BACA JUGA:Bukan Cuma Teori, Siswa Gonzaga Dilatih Cari Solusi Masalah Dunia

Oleh karena itu, Perumda Pasar Jaya terus menggencarkan edukasi kepada pedagang dan pengunjung agar lebih bijak dalam mengelola sampah.

"Selain pengangkutan rutin, kami juga mendorong perubahan perilaku melalui edukasi agar kebersihan pasar bisa terjaga secara berkelanjutan," ucap Agus.

Sebagai langkah jangka panjang, Pasar Jaya mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan sampah, di antaranya melalui uji coba teknologi hidrolisis termal (thermal hydrolysis) serta pengembangan sistem Manajemen Sampah Zero (MASARO) yang memungkinkan pengolahan sampah langsung dari sumbernya.

Inovasi tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir serta menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.

BACA JUGA:Lewat Prestasi Kerja Gemilang Sepanjang 2025, Saham BBCA dipastikan Terdongkrak

Dengan penanganan intensif dan strategi berkelanjutan ini, Pasar Induk Kramat Jati diharapkan tidak hanya menjadi pusat distribusi pangan terbesar, tetapi juga mampu menjadi percontohan pasar bersih, sehat, dan nyaman di ibu kota.

Sebelumnya, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya menargetkan penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, rampung dalam waktu tiga hari ke depan, yakni pada Jumat.

Target tersebut merupakan tindak lanjut atas tenggat waktu yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta terkait percepatan penanganan persoalan sampah di kawasan pasar terbesar di ibu kota tersebut.

Tidak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, Pasar Jaya juga berkomitmen membangun sistem yang lebih berkelanjutan demi menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar.