Pengamat Ingatkan Timnas Indonesia untuk Waspadai Kekuatan Fisik dan Skill Individu Pemain Mozambik

Pengamat Ingatkan Timnas Indonesia untuk Waspadai Kekuatan Fisik dan Skill Individu Pemain Mozambik

Para pemain Indonesia saat selebrasi gol dalam kemenangan 3-0 atas Oman pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat, 5 Juni 2026. --Para pemain Indonesia saat selebrasi gol dalam kemenangan 3-0 atas Oman pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat, 5 Juni 2026. X Timnas Indonesia

Kemenangan atas Oman mengatrol peringkat dunia Indonesia naik tiga tingkat, dari sebelumnya di peringkat ke-122 menjadi 119.

Clean sheet atau kemenangan tanpa kebobolan atas Oman merupakan kemenangan kedua Indonesia dari tiga pertandingan pertama bersama pelatih asal Inggris, John Herdman. Dari dua FIFA Matchday sebelumnya pada bulan Maret lalu, Indonesia memetik kemenangan 4-0 atas Saint Kits and Navis dan kalah 0-1 dari Bulgaria.

BACA JUGA:John Herdman Akui Kemenangan Telak atas Oman Jadi Langkah Krusial Indonesia untuk Bersaing di Level Asia

Kesit Budi Handoyo menilai, dibanding penampilannya saat melawan Saint Kits and Navis dan Bulgaria, tim asuhan John Herdman memperlihatkan perkembangan signifikan saat melawan Oman.

"Permainan Timnas Indonesia sudah lebih maju sekarang bila dibandingkan dengan dua pertandingan sebelumnya di FIFA Series bulan Maret lalu," kata Kesit.

"Ada perkembangan yang cukup signifikan terlihat saat melawan Oman. Permainan Timnas Indonesia lebih variatif, meskipun beberapa pemain utama seperti  Idzes dan Dean James absen, serta Verdonk dicadangkan," tambah Kesit.

Menurut Kesit, starter atau susunan pemain inti yang diturunkan Herdman juga sudah menggambarkan kerangka utama timnas, minus Idzes.

BACA JUGA:Persib Bandung Terhindar dari Grup Maut di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026-2027

"Setidaknya delapan pemain yang menjadi inti timnas (Emil Audero, Rizki Ridho, Elkan Baggott, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Ole Romeny, Nathan Tjoe A-On) hadir dalam pertandingan melawan Oman," sebut Kesit.

Dia juga memuji keberanian Herdman yang memberi kesempatan debut bagi bek Mathew Baker. Pemain berdarah Indonesia-Australia ini mengukir sejarah sebagai pemain termuda yang memperkuat Timnas Indonesia dalam usia 17 tahun 23 hari saat diturunkan di babak kedua melawan Oman.

Keputusan Herdman memanggil dan, bahkan, memainkan Baker di timnas senior penting bagi proses regenerasi pemain. Baker sendiri sesungguhnya masih tercatat sebagai pemain Indonesia usia di bawah 19 tahun (U-19).

"Buat Baker, walaupun hanya tampil sebentar, debut itu penting buat dirinya. Setidaknya kehadiran perdana pemain muda ini sekaligus memperkuat rencana timnas terhadap pemain yang juga diminati Australia itu," ucap Kesit.

BACA JUGA:1.500 Batang Cerutu Indonesia Jadi Saksi Bisu Sukses Cigarnesia 2026

"Dengan telah tampilnya Baker bersama Timnas Indonesia, maka pemain ini semakin yakin bahwa Indonesia memang serius dengan kehadiran dirinya," tutupnya.

 

Berita Terkait