Timnas Voli Putra Indonesia Alami Kemunduran setelah Juara AVC Cup 2026, bukan karena Over Confidence

Timnas Voli Putra Indonesia Alami Kemunduran setelah Juara AVC Cup 2026, bukan karena Over Confidence

Pelatih timnas voli putra Indonesia Reidel Toiran (berdiri kanan) memperhatikan asisten pelatih Nur Widayanto (jongkok kaus merah) yang sedang memberi arahan kepada Putra Bagus Hidayatulloh pada game kedua semifinal SEA V Cup antara Indonesia dan Vietnam -Weradio.co.id -Agus Riyanto

JAKARTA, Weradio co.id -  Perjuangan timnas voli putra Indonesia untuk melangkah ke final putaran kedua SEA V Cup 2026 terhenti. Sempat unggul di game pertama, Pasukan Garuda akhirnya kalah 1-3 dari Vietnam pada pertandingan semifinal, Sabtu malam, 25 Juli 2026, di Jakarta International Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur.

​Hasil ini membuat Indonesia gagal mempertahankan gelar juara di kejuaraan antarnegara Asia Tenggara yang mereka rebut tahun lalu itu.

Sedangkan Vietnam melaju mulus ke laga final usai membalikkan keadaan dengan performa yang sangat dominan. Mereka akan bertemu Thailand pada pertandingan final malam hari ini di Velodrome. Adapun Indonesia akan memperebutkan posisi ketiga melawan Kamboja.

Pada putaran pertama di Candon City, pekan lalu, Indonesia lolos ke final, di mana mereka secara mengejutkan kalah dari Kamboja.

BACA JUGA:KDM Tegaskan Hadiah Sayembara Tangkap Begal Gunakan Dana Pribadi

Kegagalan di SEA V Cup merupakan sebuah kemunduran bagi timnas voli putra Indonesia. Maklum, Juni lalu, tim asuhan Pelatih Reidel Toiran ini berhasil menjuarai kejuaraan voli Asia yang levelnya lebih tinggi dari SEA V Cup, yakni AVC Men's Volleyball Cup 2026.

"Kalau menurut saya, ini karena kondisi fisik para pemain yang menurun. Itu juga yang terjadi saat leg 1 di Filipina," kata asisten pelatih timnas voli putra Indonesia Nur Widayanto kepada Weradio.co.id.

"Sebenarnya para pemain sudah semangat, tidak ada over confidence, atau meremehkan lawan. Tapi semangat saja tidak cukup kalau kondisinya tidak bagus," tambah Nur Widayanto. "Di samping Vietnam mainnya bagus."

Sedangkan Reidel Toiran menyoroti penurunan konsentrasi para pemainnya setelah memenangi game pertama melawan Vietnam.

BACA JUGA:Hadapi Musuh Lama, Reidel Toiran Berharap Timnas Voli Putra Indonesia tidak Stres

Pelatih asal Kuba tersebut menurunkan susunan pemain terbaik Pasukan Garuda sejak awal pertandingan. Rama Fazza Fauzan berdiri di posisi opposite  hitter, ditemani Farhan Halim dan Boy Arnez Arabi di posisi outside hitter. Ada juga Hendra Kurniawan, Alvin Daniel, dan Fauzan Nibras, serta Putra Bagus. Untuk starter libero diisi Rakha Abhinaya.

Tampil di hadapan sekitar 15.000 ribu penonton yang memadati Velodrome, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan.

​Namun, Vietnam mencetak tiga poin beruntun di awal game sehingga tim asuhan Federico Rampazzo ini unggul 0-3. Indonesia perlahan bangkit dan membalikkan keadaan menjadi keunggulan 6-5 saat time out pertama.

Bahkan, servis ace Farhan membuat Indonesia unggul jauh pada kedudukan 15-10. Vietnam bangkit dan menyamakan kedudukan di posisi 21-21, sebelum Indonesia akhirnya memenangi game pertama 25-22 sekaligus unggul 1-0 dalam tempo 29 menit.

Berita Terkait