Ini Kata Erling Haaland setelah Brace Bersejarahnya untuk Norwegia Bikin Bintang Brasil Neymar Nangis
Gaya Erling Haaland setelah mencetak gol kedua Norwegia dalam kemenangan 2-1 atas Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin, 6 Juli 2026. --Gaya Erling Haaland setelah mencetak gol kedua Norwegia dalam kemenangan 2-1 atas Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin, 6 Juli 2026. Dok Yahoo Sports
JAKARTA, Weradio.co.id - Erling Haaland mencetak brace atau dua gol pada menit-menit akhir untuk membawa Norwegia lolos ke perempat final Piala Dunia pertama mereka dengan kemenangan mengejutkan 2-1 atas Brasil yang membuat juara lima kali itu tersingkir lebih awal sejak 1990.
Kiiper Norwegia Orjan Nyland menampilkan performa sensasional dan menyelamatkan penalti babak pertama dari gelandang Brasil Bruno Guimaraes sebelum Haaland mencetak dua gol dalam 11 menit terakhir untuk mengejutkan Brasil di Stadion MetLife, East Rutherford, Amerika Serikat, Senin, 6 Juli 2026.
Neymar memperkecil kedudukan di menit-menit akhir waktu tambahan dengan penalti kedua Brasil dalam pertandingan tersebut.
Dua gol Haaland membuatnya sejajar dengan Lionel Messi dan Kylian Mbappe dengan tujuh gol di turnamen ini saat Norwegia memastikan pertandingan melawan tuan rumah bersama Meksiko atau Inggris di Miami pada 11 Juli mendatang.
Bagi Brasil, yang merekrut pelatih asal Italia Carlo Ancelotti dalam upaya untuk mengakhiri paceklik Piala Dunia selama 24 tahun, ini adalah turnamen keenam berturut-turut di mana mereka tersingkir oleh lawan dari Eropa.
Terakhir kali Brasil gagal mencapai setidaknya perempat final terjadi 36 tahun yang lalu, ketika mereka kalah 1-0 dari rival abadi Argentina di babak 16 besar.
Setelah mencetak brace bersejarahnya Erling Haaland menyatakan bahwa "hidupnya adalah mencetak gol." Dengan rendah hati dia menambahkan dalam reaksi pasca pertandingan,
"Saya tidak begitu tahu harus berbuat apa, memang begitulah saya."
BACA JUGA:Tahun 2026 Momentum Tepat bagi Tim Nasional Indonesia untuk Jadi Jawara Piala ASEAN
"Ini adalah hari yang gila," katanya seperti dikutip Weradio.co.id dari Yahoo Sports.. "Ini adalah salah satu hari paling gila dalam sejarah Norwegia."
Gabriel Martinelli mendapat penghargaan atas gol kemenangan di menit-menit akhir melawan Jepang di babak sebelumnya, karena pemain sayap Arsenal itu menggantikan Lucas Paqueta yang cedera dalam satu-satunya perubahan susunan pemain Brasil.
Norwegia mendapat dorongan dengan kembalinya Julian Ryerson, bek Borussia Dortmund yang kembali fit setelah absen dalam dua pertandingan terakhir karena cedera paha.
Patrick Berg mengira dia sudah memberi Norwegia keunggulan dalam tiga menit pertama, tetapi golnya dianulir karena offside dalam proses terjadinya gol.