Punya Start dan Kedalaman Skuad Bagus, Indonesia Berhasil Lampiaskan Dendam terhadap Kamboja
Para pemain timnas voli putra Indonesia meluapkan kegembiraan mereka usai mencetak poin melawan Kamboja pada putaran kedua Men's SEA V Cup Pool A di Jakarta International Velodrome, Rabu malam, 22 Juli 2026. Indonesia Nang 3-0. --Dok PBVSI
Indonesia juga bisa mengatasi kekurangan yang terjadi di AVC Cup di India dan putaran pertama SEA V Cup.
"Hari ini start anak-anak bagus...itu penting buat menekan mental Kamboja agar poin demi poin dan game berikutnya mereka tidak berkembang," kata Nur Widayanto.
"Kekurangan kita sejak AVC Cup di India dan Sea V Cup Filipina adalah start yang kurang bagus," sebutnya.
Selain itu, Nur Widayanto menilai kedalaman squad Indonesia semakin bagus dan itu membantu tim saat perlu lecutan dan ketika pemain ada yang underperform. "Luvi Febrian Nugraha dengan kualitasnya yang tidak jauh dengan utside hitter andalan kita ( Boy dan Farhan), serta (Fahreza) Rakha dengan pengalaman dan tehnik penerimaan bola yang bagus membuat serangan Indonesia variatif," tutur Nur Widayanto.

Serangan Indonesia lebih variatif melalui umpan pendek dan panjang seperti yang dilakukan setter Alfin Daniel Pratama (27). --Dok PBVSI
Pemain pelapis seperti Sigit Ardian, Rama Fauzan,dan Dio Zulfikri juga ikut memberikan kontribusi. "Mereka membantu tim pelatih melakukan rotasi," tambah Nur Widayanto.
Toiran soroti kewaspadaan
Bila Nur Widayanto melihat servis sebagai salah satu hal yang masih perlu diperbaiki oleh Indonesia, Pelatih Reidel Toiran menyoroti tingkat kewaspadaan anak didiknya.
"Anak-anak bermain sangat fokus malam ini, terutama di poin-poin kritis game pertama saat Kamboja memberikan perlawanan sengit. Kunci kemenangan kita ada pada konsistensi variasi serangan dan komunikasi yang makin membaik dari game ke game," ujar Toiran
"Namun, tetap ada beberapa evaluasi, khususnya terkait kewaspadaan di awal game agar tidak mudah terkejar. Ini modal bagus untuk menatap laga-laga berikutnya di putaran kedua ini," tambahnya.
Sementara itu kapten Indonesia Farhan Halim mengakui permainan timnya melawan Kamboja kali ini lebih lepas. "Sehingga kami bisa memainkan strategi pelatih dengan baik," kata Farhan.
BACA JUGA:ABTI DKI Jakarta Resmi Dilantik, Joshua Franklin Siahaan: Kita Kolaborasi untuk Prestasi Bola Tangan
Hal senada dikatakan Luvi Febrian. "Kami sudah sering bermain melawan pemain -penain Kamboja, dan sedikit lebih tahu dengan kebiasaan mereka, " tukas Luvi Febrian, yang pernah bermain di Liga Voli Kamboja selama tiga tahun.