Pimpin Real Madrid Lawan Inter Milan, Ini yang Dirasakan Jose Mourinho saat Jumpa sang Mantan

Pimpin Real Madrid Lawan Inter Milan, Ini yang Dirasakan Jose Mourinho saat Jumpa sang Mantan

Pelatih Real Mourinho Jose Mourinho menyampaikan pandangan utamanya mengenai pertemuan dengan mantan tim asuhannya, Inter Milan, di Liga Champions, Rabu dini hari, 9 September 2026. --Dok Real Madrid

JAKARTA, Weradio.co.id - Pelatih kepala Real Madrid, José Mourinho, menyatakan bahwa duel pembuka fase liga Liga Champions 2026/2027 UEFA melawan mantan klubnya, Inter Milan, bukanlah "pertandingan biasa" baginya secara pribadi. Namun, Mourinho juga  menegaskan bahwa sentimen emosional akan sirna begitu peluit pertandingan dibunyikan di Santiago Bernabeu

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan di kandang Madrid itu, Mourinho menyampaikan pandangan utamanya mengenai pertemuan dengan Nerazzurri atau Hitam Biru Inter Milan.

Seperti dikutip Weradio.co.id dari laman Real Madrid, Mourinho mengakui ada ikatan mendalamnya dengan Inter, klub Serie A Italia yang dia bawa meraih treble winners atau tiga gelar bersejarah, termasuk kemenangan di final Liga Champions 2010 yang juga berlangsung di Stadion Bernabéu.

Meski demikian, Mourinho dengan tegas mengatakan, "Jika Inter menganggap saya sebagai teman, hal itu berlaku sebelum dan sesudah pertandingan. Selama pertandingan berlangsung, saya ingin menang bersama Madrid dan mereka juga ingin menang; tidak ada waktu untuk memikirkan masa lalu yang indah itu."

BACA JUGA:Zat Berbahaya Masuk RI, TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Vape Bomb Berisi Etomidate di Kepri

Real Madrid menyongsong duel melawan Inter setelah kalah 0-1 dalam pertandingan La Liga Spanyol di Real Betis pada hari Sabtu, 5 September 2026.

"Kami kalah dari Betis karena kami gagal mengubah peluang serangan yang kami ciptakan menjadi gol," kata Mourinho.

Pelatih yang sudah mengoleksi dua trofi Liga Champions ini menambahkan, "Sekarang kami akan menghadapi pertandingan berbeda melawan Inter, dan bisa jadi ini lebih sulit. Tetapi, saya tegaskan, kami selalu bermain untuk menang, entah itu melawan Betis atau Inter. Saya tidak ingin kami bermain bagus seperti saat melawan Betis, namun akhirnya kalah."

Mourinho melanjutkan, Madrid saat ini berada dalam fase di mana mereka harus memainkan delapan pertandingan Liga Champions, dan tujuannya adalah lolos ke babak berikutnya.

BACA JUGA:Tak Puas dengan Nolan, Elon Musk Siap Kucurkan Rp 1,6 T ke Mel Gibson untuk Garap Ulang Film The Odyssey

"Saya yakin kami akan berhasil. Namun, saya ingin memandang pertandingan ini sebagai pertandingan unik, bukan sekadar satu dari tujuh pertandingan yang tersisa. Saya ingin menang," katanya.

Mengenai kondisi fisik dan stamina Vinicius Junior dan kawan-kawan, Mourinho menilai anak didiknya dalam kondisi yang normal.

“Saya melihat para pemain dalam kondisi yang saya harapkan—kelelahan di ruang ganti di Sevilla usai pertandingan, cukup pulih saat latihan hari Minggu, dan hari ini kondisinya benar-benar normal," katanya.

"Tentu saja, ada masalah yang sudah kami ketahui terkait pertandingan besok (melawan Inter), tetapi hanya itu saja. Kami akan bermain, bersaing, dan mengincar kemenangan,” tukasnya.

Berita Terkait