Farhan Halim Optimistis Timnas Voli Putra Indonesia Capai Target Perunggu Asian Games, Ini Alasannya
Berkekuatan 12 pemain, timnas voli putra Indonesia mendapat target minimal meraih medali perunggu di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. --Dok PBVSI
Thailand merupakan pesaing kuat dari kawasan Asia Tenggara yang sudah sering bertemu dan bersaing ketat dengan Indonesia.
Farhan Halim dan Reidel Toiran sepakat mereka fokus dulu untuk mengalahkan Thailand. Farhan mengatakan, "Thailand ganti tosser waktu di AVC Continental, sehingga permainan mereka cukup bagus."
BACA JUGA:Hari Ke-11 Pencarian, Tim Penyelam TNI AL Temukan lagi Sembilan Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
"Tapi Indonesia juga punya komposisi tim, mungkin bisa dibilang, lebih bagus dari mereka. Tapi kami tidak boleh besar kepala. Tetap waspada, disiplin, dan fokus, karena dalam pertandingan apa pun bisa terjadi," tambah Farhan.
"Ya, di atas kertas Iran lawan terberat Indonesia di fase grup. Tapi cara main bisa beda. Ini fase grup. Bagus juga kita bertemu mereka di laga terakhir sehingga kita bisa lihat dulu permainannya, " kata Toiran.
Tidak asal target
Sementara itu, Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo menegaskan bahwa dia tidak asal sembarang memberikan target tiga besar kepada pasukan Reidel Toiran.
Imam berpatokan pada persiapan dan prestasi timnas voli putra Indonesia di event internasional pada 2026. Salah satunya adalah prestasi menjuarai AVC Cup di India dengan mengalahkan Korea Selatan 3-0 di final.
BACA JUGA:Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Jaga Peluang Emas Indonesia dengan Lanjutkan Tren Kemenangan
Keyakinan Imam semakin menguat karena Toiran dan anak didiknya sudah menjalani try out yang cukup bagus di luar negeri.
"Kenapa saya berani menargetkan perunggu, itu karena perjalanannya dan kesiapannya mulai dari Sea V Cup, AVC Cup, dan try out di Kamboja. Dan ditambah lagi Indonesia jadi juara di AVC Cup," sebut Imam.
"Yang akan kami lawan di Asian Games dari 16 negara dan itu hampir sama dengan lawan-lawan yang pernah Indonesia lawan. Yang baru adalah Jepang, Tiongkok, dan Iran. Kami berusaha untuk mengalahkan salah satu dari mereka setelah mengalahkan yang lain. Jadi kami sudah tahu peta kekuatan mana yang kuat dan lemah sehingga berani target perunggu, " tutur Imam.
Menurut Imam, timnas voli putra Indonesia berkekuatan 12 pemain. Semula ada 18 pemain mengikuti pemusatan latihan.
BACA JUGA:Ini Alasan yang Bikin Marselino Ferdinan Mau Bergabung dengan Persija Jakarta
Terkait dibatasinya jumlah ofisial hanya tiga orang, sehingga fisioterapis tim tak bisa dibawa, Imam mengungkapkan, "Mungkin pihak NOC atau penyelenggara di sana ada keterbatasan. Jadi kalau misalnya kita perlu messeur atau terapis biar NOC yang urus, " jelas Imam.