Petani dan Peternak Diasah Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kebakaran Hutan
Peran para peternak dan pengelola lahan pedesaan kembali disorot sebagai garda terdepan yang krusial dalam pencegahan dan mitigasi kebakaran hutan serta lahan (karhutla).-Weradio.co.id-Food & Wine
JAKARTA, Weradio.co.id - Peran para peternak dan pengelola lahan pedesaan kembali disorot sebagai garda terdepan yang krusial dalam pencegahan dan mitigasi kebakaran hutan serta lahan (karhutla).
Kurangnya aktivitas pertanian dan penggembalaan di pedesaan sering kali memicu penumpukan biomassa dan vegetasi kering yang berpotensi menjadi bahan bakar pemicu kebakaran besar.
Seperti dilansir Food & Wine yang dibaca Weradio.co.id, Sabtu, 31 Oktober 2026, menurut kajian dan panduan dari berbagai lembaga pertanian serta lingkungan, pelibatan peternak, khususnya melalui praktik penggembalaan strategis, terbukti efektif menekan risiko penyebaran api.
Hewan ternak seperti sapi dan kambing dapat dimanfaatkan untuk mengurangi timbunan rumput liar dan semak belukar kering secara alami di sepanjang batas alami atau jalur evakuasi.
BACA JUGA:Leonardo DiCaprio Soroti Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Sumatra, Kondisi Orangutan Memprihatinkan
Ada sejumlah langkah mitigasi penting yang ditekankan bagi para pengelola lahan. Pertama, penggembalaan terarah. Menggunakan ternak untuk mengontrol biomassa di area rawan sehingga tercipta penghalang api alami (fire break) tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pembersihan mekanis.
Kedua, pengelolaan lahan mudah terbakar. Menjaga kebersihan area sekitar bangunan dan infrastruktur dari tumpukan jerami, kayu kering, serta bahan kimia atau bahan bakar yang disimpan jauh dari sumber panas.
Ketiga, kesiapan infrastruktur darurat. Memastikan ketersediaan pasokan air yang memadai, seperti kolam penampungan, tangki, atau sumur cadangan, serta menempatkan alat pemadam api di lokasi strategis.
Para ahli menegaskan bahwa pelibatan aktif komunitas lokal dan peternak bukan sekadar strategi ekologis, melainkan kunci utama dalam menjaga ketahanan lanskap pedesaan di tengah ancaman musim kering yang semakin ekstrem.
BACA JUGA:Bumi Menangis Man Sinner Menggelegar, Jakarta Rocktober 2026 Lantang Suarakan Kebakaran Hutan