Dulu Cuma Pelaut, Pria Ini Nekat 'Bakar Jembatan' hingga Sukses Kelola Aset Rp 256 T lewat Jurus Super Kluster
Praktisi keuangan global, Vier Abdul Jamal memberikan edukasi di sela Diskusi Literasi Keuangan Mahasiswa yang bertajuk Menangkap Peluang Investasi Saham, Kripto, dan Komoditas di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.-Weradio.co.id-Rio Winto
Di tengah maraknya fenomena judi online yang meresahkan masyarakat, Vier juga bersuara lantang untuk mengedukasi publik mengenai perbedaan mendasar antara perjudian dan aktivitas perdagangan (trading) atau investasi saham yang sehat.
Dia menegaskan, judi online adalah aktivitas spekulatif murni yang tidak memiliki aset produktif (underlying asset). Secara matematis, sistem judi dirancang sedemikian rupa agar bandar atau operator selalu menang (house edge).
Sementara itu, investasi saham merupakan kepemilikan riil atas bagian perusahaan yang memiliki aset fisik, pendapatan, dan laba bersih yang dapat dianalisis menggunakan laporan keuangan secara rasional.
"Saat membeli saham, saya tidak sedang menebak angka seperti di meja judi. Saya sedang membeli sebagian kepemilikan sebuah bisnis yang nyata dan berprospek cerah," pungkas dia.
Vier berharap, edukasi keuangan yang dia bangun secara masif bersama komunitas Vier Billionaire Club dapat terus melahirkan investor-investor cerdas dan mandiri yang mampu meraih kebebasan finansial sejati, tanpa harus terjebak dalam angan-angan kaya instan yang menyesatkan.