Hollywood Gempar, Dua Raksasa Film Resmi Bersatu, Asetnya Tembus Ribuan Triliun Rupiah
Megamerger antara dua studio raksasa, Paramount dan Warner Bros. Discovery, akhirnya resmi rampung.-Weradio.co.id-Empire Online
HOLLYWOOD, Weradio.co.id — Peta kekuatan industri hiburan dunia resmi berubah secara dramatis. Setelah melalui proses negosiasi dan persaingan ketat selama berbulan-bulan, megamerger antara dua studio raksasa, Paramount dan Warner Bros. Discovery, akhirnya resmi rampung.
Kesepakatan bernilai fantastis mencapai US$ 111 miliar (sekitar Rp 1.700 triliun) ini kini menempatkan kedua studio besar tersebut di bawah naungan bendera Skydance, dipimpin langsung oleh David Ellison.
Penyelesaian merger historis ini menyatukan deretan waralaba (franchise) dan lini hiburan terbesar di dunia dalam satu payung.
Nama-nama besar seperti DC Comics, Harry Potter, Game of Thrones, HBO, Paramount+, New Line, CNN, CBS, hingga Nickelodeon kini berada di bawah kendali Skydance, menjadikannya kekuatan adidaya baru di Hollywood.
BACA JUGA:Film Horor The Doll Ghawiah Siap Guncang 18 Layar IMAX Se-Indonesia
"Hari ini adalah hari bersejarah, bukan hanya bagi Skydance, melainkan bagi seluruh industri hiburan," ujar CEO Paramount, David Ellison, dalam pernyataan resminya menyambut melanturnya saham Skydance di Bursa Efek New York (NYSE) seperti dilansir Empire Online yang dibaca Weradio.co.id, Selasa, 20 Oktober 2026.
"Sejak awal, ambisi kami adalah menyatukan dua studio bersejarah ini demi menciptakan kompetitor yang lebih kuat, dengan bakat, sumber daya, dan jangkauan luas untuk menceritakan kisah-kisah hebat di setiap genre dan platform," lanjutnya.
Jalan Berliku dan Janji Tayang Bioskop
Keberhasilan konsolidasi ini tidak diraih dengan mudah. Sebelumnya, langkah merger ini sempat diwarnai persaingan sengit ketika Netflix mencoba melayangkan tawaran akuisisi, sebelum akhirnya mundur akibat tawaran balasan bernilai fantastis dari Paramount Skydance.
Selain itu, kesepakatan ini juga harus melewati pengawasan hukum super ketat serta penolakan dari 12 jaksa agung negara bagian dan Serikat Penulis Amerika (WGA).
BACA JUGA:Ini Daftar Film Raksasa Hollywood yang Resmi Tayang di Netflix September 2026
Untuk memuluskan kesepakatan tersebut dan menghentikan sengketa hukum, Ellison memberikan komitmen besar terkait penayangan film layar lebar.
Janji Skydance
Skydance berjanji untuk merilis minimal 30 film ke bioskop pada periode 2027–2028, dan meningkat menjadi 32 film pada kurun 2029–2031.
Tak hanya itu, setiap film dipastikan mendapat masa tayang eksklusif di bioskop selama 45 hari, serta moratorium selama 90 hari sebelum dapat ditayangkan di platform pemutaran film (streaming).