Total 3.500 Peserta Buka Shaucha Fest 2026 di Surabaya
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Shaucha Fest yang diselenggarakan Koperasi Kana melalui anak perusahaannya, PT Kana Indonesia Industri, sekaligus menjadi momentum soft launching minuman kaleng Shauchavarian bird nest dan kurma.-weradio.co.id-Koperasi Kana
SURABAYA, Weradio.co.id – Sebanyak 3.500 peserta mengikuti Fun Walk yang menjadi pembuka Shaucha Fest Vol. 1 2026 di kawasan Parkir Timur Plaza Surabaya, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Shaucha Fest yang diselenggarakan Koperasi Kana melalui anak perusahaannya, PT Kana Indonesia Industri, sekaligus menjadi momentum soft launching minuman kaleng Shauchavarian bird nest dan kurma.
Fun Walk berlangsung sejak pagi hari dengan melibatkan komunitas olahraga, keluarga, dan masyarakat umum. Panitia menyediakan hadiah utama berupa mobil dan paket umrah, serta sejumlah doorprize lainnya.
Direktur PT Kana Indonesia Industri, Iliona Palomitta, mengatakan kegiatan Fun Walk dipilih sebagai pembuka karena dinilai sejalan dengan nilai kebersamaan yang menjadi prinsip koperasi.
“Melalui kegiatan yang bersifat inklusif seperti Fun Walk, kami ingin menghadirkan koperasi lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Iliona.
BACA JUGA:Persija Jakarta Incar Hatrik Kemenangan saat Jamu Arema FC, Kamar Ganti Macan Kemayoran Kondusif
Usai Fun Walk, rangkaian acara dilanjutkan dengan konser musik yang menghadirkan sejumlah musisi, antara lain For Revenge, Pamungkas, Jono Joni, Lala Widy, dan Soul 5ive. Selain itu, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan serta area booth yang melibatkan berbagai pihak.
Shaucha Fest turut menghadirkan Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih untuk memperkenalkan program, produk, dan layanan kepada masyarakat.
Ketua Koperasi Konsumen Kana, Jonathan Danang Wardhana, mengatakan keterlibatan Kopdes dan Kopkel bertujuan memperkuat jejaring koperasi. “Kami mendorong koperasi di tingkat desa dan kelurahan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memperluas kolaborasi,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus menilai kegiatan berbasis komunitas dengan partisipasi massal dapat mendukung pengembangan usaha koperasi.
“Format kegiatan seperti ini dapat memperluas basis anggota, memperkuat branding, serta membuka peluang pengembangan jaringan distribusi koperasi,” kata Panel.
BACA JUGA:Tarian Abung Siwo Migo Lampung Utara Buka Dialog Kebudayaan Bersama Menteri Kebudayaan
Menurutnya, kolaborasi dalam satu ekosistem kegiatan juga berpotensi mempercepat adopsi model bisnis koperasi yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan pasar.