Pasar Cipulir Langganan Banjir, Wagub Rano Sebut Pemprov Jakarta akan Percepat Penanganan Jelang Bulan Puasa
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat meninjau pasar dan Halte Transjakarta Cipulir, Senin, 9 Februari 2026. --Dok Pemprov Jakarta
JAKARTA, Weradio.co.id - Perumda Pasar Jaya sudah melakukan sosialisasi Proyek Pembangunan Rumah Pompa Cipulir pada 3 Februari 2026. Mereka bekerja sama dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Menurut laman beritajakaarta.go.id seperti dikutip Weradio.co.id, proyek tersebut mencakup pemasangan pipa saluran air bawah tanah serta pembangunan rumah pompa.
Rencananya, pekerjaan fisik akan dilanjutkan akhir Maret atau awal April 2026 dan ditargetkan rampung pada Desember 2026 guna meningkatkan kapasitas pengendalian genangan di kawasan Pasar Cipulir.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno , sudah meninjau Pasar Cipulir guna memastikan penanganan pascabanjir berjalan baik serta kondisi fasilitas publik kembali berfungsi optimal di kawasan tersebut. Dia mengatakan, langkah-langkah penanganan banjir di kawasan Pasar Cipulir terus dilakukan.
BACA JUGA:Total 3.500 Peserta Buka Shaucha Fest 2026 di Surabaya
Menurut Wagub Rano, lokasi pasar berada di titik terendah Jalan Raya Ciledug dan dikelilingi Kali Pesanggrahan yang membentuk pola menyerupai tapal kuda, sehingga kawasan ini kerap terdampak banjir.
“Sejak dulu Pasar Cipulir memang sering terdampak banjir karena posisinya berada di titik terendah dan dikelilingi aliran Kali Pesanggrahan,” kata Wagub Rano Karno, saat meninjau Pasar Cipulir, Senin, 9 Februari 2026.
Selain genangan air, kerusakan turap Kali Pesanggrahan di pintu masuk pasar menyebabkan amblasnya tembok pagar pembatas pasar sepanjang kurang lebih 33 meter. Wagub Rano mengatakan, persoalan tersebut sudah dibahas bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam rapat terbatas dan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
“Kami berupaya secepat mungkin melakukan penanganan, apalagi menjelang bulan puasa dan Hari Raya, ketika aktivitas masyarakat di pasar meningkat,” kata Wagub Rano.
BACA JUGA:Tarian Abung Siwo Migo Lampung Utara Buka Dialog Kebudayaan Bersama Menteri Kebudayaan
Sementara itu, Suku Dinas SDA Jakarta Selatan juga mulai melakukan perbaikan turap Kali Pesanggrahan sejak Senin, 9 Februari 2026, dengan estimasi waktu pekerjaan selama 30 hari.
Selama masa penanganan, pompa air mobile turut dioperasikan untuk membantu penyedotan genangan, mengingat intensitas hujan masih tinggi.
“Saat ini penanganan difokuskan pada penyedotan air terlebih dahulu, sementara perbaikan fisik berat dilakukan setelah kondisi memungkinkan,” jelas Wagub Rano.
Cek kondisi halte