Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Ungkap Penyebab Longsor Sampah di TPST Bantargebang Bekasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Ungkap Penyebab Longsor Sampah di TPST Bantargebang Bekasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo (kemeja putih) saat meninjau lokasi longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi. Curah hujan tinggi jadi salah satu penyebab terjadinya longsor yang menyebabkan empat orang meningg--Instagram Pramono Anung

BACA JUGA:Fastco Parking Santuni Anak Yatim dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di Pondok Cina

Untuk biaya pengobatan korban luka-luka akibat insiden longsor tersebut semuanya ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Biaya pengobatan bagi yang luka-luka sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah DKI Jakarta,” kata Pramono Anung Wibowo di Balai Kota, Jakarta, tadi pagi.

Selain itu, Pramono juga memastikan agar korban meninggal dari Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Dinas Lingkungan Hidup akan mendapatkan santunan BPJS Ketenagakerjaan.

Sejauh ini, sudah tercatat empat korban meninggal dunia. Empat orang tersebut ialah dua orang sopir, satu orang pedagang berusia 60 tahun berjenis kelamin perempuan, dan seorang pemulung berjenis kelamin perempuan.

BACA JUGA:Pijar Foundation Luncurkan Indonesia Precision Policy Alliance (IPPA)

“Jadi dua laki, dua perempuan. Tempat ibu jualan itu sebenarnya agak berjarak dengan sampahnya. Tetapi karena longsor, akhirnya terkena ibu tersebut. Tentunya Pemerintah DKI Jakarta sungguh berduka untuk ini,” jelas Gubernur Jakarta  Pramono Anung.