MHT Awards 2026, Ketika Ratusan Karya Bertemu dalam Semangat Jurnalisme Berkualitas
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima audiensi jajaran Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/7). Pertemuan membahas peran strategis media dalam mendukung pembangunan dan penguatan ruang informasi publik d-Weradio.co.id-Dok MHT Awards 2025
JAKARTA, Weradio.co.id - Antusiasme terhadap Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) 52-2026 menunjukkan lonjakan signifikan.
Dalam hitungan pekan sejak diumumkan, jumlah karya yang masuk dari tujuh kategori utama hampir menembus 600 entry hingga Kamis, 2 April 2026, sore. Angka ini menjadi penanda kuat bahwa gairah jurnalisme tetap hidup dan responsif terhadap isu-isu publik, khususnya dalam konteks Jakarta.
Panitia mencatat, hingga saat ini telah terkumpul 120 karya teks, 230 foto, 80 karya video TV terestrial, 50 video streaming, 20 tajuk rencana, 10 infografis, dan 15 karya radio.
Seluruh karya tersebut merupakan bagian dari tujuh kategori utama yang dibuka untuk periode pengiriman 1 Juni 2025 hingga 31 Mei 2026.
BACA JUGA:PWI Jaya Matangkan Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026, Soroti 500 Tahun Jakarta
Ketua Panitia MHT Awards 52 2026, Arman Suparman, menyampaikan, tingginya jumlah karya yang masuk dalam waktu relatif singkat mencerminkan kepercayaan publik, khususnya insan pers, terhadap kredibilitas ajang ini sebagai ruang apresiasi karya jurnalistik berkualitas.
“Antusiasme ini menjadi energi bagi panitia untuk terus menjaga kualitas penyelenggaraan serta memastikan proses penilaian berjalan profesional dan independen,” ujar Arman Suparman.
Di samping kategori utama, MHT Awards 52 2026 juga menghadirkan kategori khusus dalam rangka menyongsong 500 tahun Jakarta.
Kategori ini difokuskan pada karya feature, baik dalam bentuk teks maupun audiovisual berdurasi 6-15 menit, yang mengangkat dimensi sejarah, transformasi, dan masa depan Jakarta.
BACA JUGA:PWI Jaya Berbagi, Momentum Kolaborasi Sosial Membantu Yatim Piatu, Dhuafa, dan Warakawuri
Ruang eksplorasi dalam kategori khusus ini mencakup jejak sejarah kota, dinamika transformasi sosial masyarakat urban, tantangan kebijakan publik dan tata kelola kota, isu lingkungan dan keberlanjutan ekologis, hingga identitas khas warga Jakarta sebagai entitas sosial-budaya yang terus berkembang.
Ketua Dewan Juri MHT Awards 52-2026, Bagus Sudarmanto, mengungkapkan, kategori khusus akan memberikan penghargaan kepada empat pemenang tanpa melalui mekanisme nominasi. Keempat penghargaan tersebut masing-masing untuk feature jurnalistik teks, video TV terestrial, video streaming, dan radio.
“Kategori khusus hanya menetapkan empat pemenang, tanpa nominasi,” tegas Bagus Sudarmanto, Kamis, 2 April 2026.
Periode pengiriman karya untuk kategori khusus berlangsung mulai 1 Maret hingga 30 Juni 2026.
BACA JUGA:Retret PWI, Strategi Menjaga Pers Tetap Waras di Era Badai Disinformasi