Menyongsong 5 Abad Jakarta, MHT 2026 Jadi Ruang Refleksi dan Dokumentasi Perjalanan Ibu Kota
Sebanyak 770 karya dari tujuh kategori terjaring untuk Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT Awards) 52 - 2026.-Weradio.co.id-PWI Jaya
JAKARTA, Weradio.co.id - Sebanyak 770 karya dari tujuh kategori terjaring untuk Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT Awards) 52 - 2026.
Ini merupakan rekor partisipan dari semenjak lomba karya jurnalistik bergengsi ini diselenggarakan, berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Pemprov DKI Jakarta. Ke-770 karya tersebut terjaring dari pemuatan/tayangan baik di media elektronik, televisi, radio, dan online, serta media cetak, sejak 1 Juni 2025 hingga 31 Mei 2026.
Tujuh kategori utama pada MHT Awards 52-2026 mencakup TV Streaming, Tv Terestrial, Teks, Infografis, Radio, Tajuk Rencana, dan Foto.
Hingga berakhirnya tenggat penerimaan karya yang dilombakan, yakni Minggu, 31 Mei lalu, rincian karya yang masuk masing-masing 80 Link TV Streaming, 150 Link TV Terestrial, 210 Link Teks, 40 Link Infografis, 5 MP3 Radio, 25 Link Tajuk Rencana, dan 265 Link Foto.
BACA JUGA:Mulai 8 Juni 2026, Tiket Masuk Ancol Gratis, Begini Cara Mendapatkannya
Untuk selanjutnya, Ke-770 karya untuk tujuh kategori utama MHT Awards 52-2026 ini akan diserahterimakan kepada dewan juri.
Menurut keterangan, dewan juri yang diketuai Dr Bagus Sudarmanto dengan anggota Dr Retno Intani, Dr Gloria Angelita, Dr Rewindinar, Arbain Rambey, Machroni Kusuma, dan Tb Adhi, akan memulai tugas penjurian pekan depan.
Dewan Juri juga dibantu oleh tim prajuri, Eka Ardimiati dan Desdy Yusdiansyah.
Sebagaimana ramai diberitakan, MHT Awards 52-2026 ini juga menghadirkan kategori khusus bertajuk Menyongsong 5 Abad Jakarta, sebagai bagian dari momentum besar menjelang usia Jakarta yang Ke-500 tahun pada 2027.
Kategori ini menjadi ruang bagi insan pers untuk menghadirkan karya-karya jurnalistik yang tidak hanya merekam perjalanan sejarah ibu kota, tetapi juga mengawal arah masa depan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada identitas dan sejarahnya.
Ketua Pelaksana MHT Awards 2026, Arman Suparman, mengatakan kategori khusus tersebut sengaja dihadirkan untuk mengajak jurnalis melihat Jakarta secara lebih utuh, tidak hanya dari sisi peristiwa sehari-hari, tetapi juga dalam perspektif sejarah, transformasi, dan masa depan kota.
“Momentum lima abad Jakarta merupakan peristiwa yang sangat penting. Karena itu, MHT 2026 ingin mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang mampu merekam perjalanan Jakarta sekaligus memberikan refleksi dan gagasan bagi masa depannya,” ujar Arman, Selasa, 2 Juni 2026.
Mengusung tema besar Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan, MHT 2026 menempatkan pers sebagai bagian penting dalam menjaga memori kolektif kota sekaligus memberikan kritik, gagasan, dan perspektif terhadap berbagai tantangan perkotaan.