Menang Dua Kali, Jakarta Bhayangkara Presisi di Ambang Juara Putaran Pertama Final Four

Menang Dua Kali, Jakarta Bhayangkara Presisi di Ambang Juara Putaran Pertama Final Four

Opposite hitter Jakarta Bhayangkara Presisi Bardia Saadat (6) melepaskan spike keras ke daerah Jakarta Garuda Jaya pada pertandingan final four Proliga 2026 di Jawapos Arena, Surabaya, Sabtu, 4 April 2026. --Dok PBVSI

BACA JUGA:Sinyal Perubahan Vatikan, Paus Leo Kembalikan Tradisi Klasik dan Rombak Jabatan Penting

​Pertandingan sempat berjalan alot di awal game ketiga dengan skor kembar 5-5 hingga 10-10. Namun, setelah melewati poin-poin tersebut, Bhayangkara Presisi kembali menjauh dalam kedudukan 17-13.

Kombinasi serangan dari Gumilar, Agil Angga, dan Martin Atanasov berkali-kali menembus blokir Garuda Jaya. Game ketiga pun menjadi milik Bhayangkara Presisi dengan skor 25-17.

Reidel Toiran mengomentari kemenangan timnya sebagai bagian dari upaya penataan komposisi untuk pertandingan berikutnya,"Terus terang hari ini kami mencoba komposisi pemain untuk pertandingan final four selanjutnya," kata Toiran dalam siaran pers yang diterima Weradio.co.id.


Tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi punya peluang besar untuk menjuarai putaran pertama Proliga 2026.--Dok PBVSI

Kapten Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar mengatakan bahwa permainan timnya kali ini cukup baik, "Karena kebetulan tim pelatih meminta kami untuk bermain lepas," ungkapnya.

Gagal jalankan taktik

BACA JUGA:Perkuat Kontribusi Mahasiswa dalam Gerakan Keberlanjutan, BEM UPJ dan 2030 Youth Force Indonesia Jalin Sinergi

Sedangkan Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto mengakui taktik yang dimainkan para pemainnya tidak berjalan seperti yang direncanakan,

"Termasuk receive kami tidak berjalan baik, karena servis dari lawan benar-benar merusak permainan anak-anak," kata Nur Widayanto.

Dia juga menyoroti  pemainnya yang kurang kompak, "Tosser juga  belum bisa sepenuhnya memahami kemauan anak-anak," sebut Nur Widayanto.

Adapun opposite hitter sekaligus kapten tim Garuda Jaya Dawuda mengakui kalau tim ya memenangi kalah bagus dari Bhayangkara Presisi. "Tetapi,vdari segi permainan kami ada peningkatan," kata pevoli berusia 21 tahun itu.

BACA JUGA:Jakarta Lavani dan Gresik Phonska Perlihatkan Dominasi di Final Four Proliga 2026

Jakarta Garuda Jaya semakin sulit lolos ke grand final, karena mereka kini terdampar di dasar klasemen dengan tanpa poin. Sebelumnya mereka kalah 0-3 dari Jakarta Lavani Livin Transmedia.

Jadwal Minggu, 5 April 2026:

Berita Terkait