Sempat Kehilangan Momentum dalam Pertandingan, Surabaya Samator Petik Kemenangan Pertama di Final Four

Sempat Kehilangan Momentum dalam Pertandingan, Surabaya Samator Petik Kemenangan Pertama di Final Four

Outside hitter Surabaya Samator Yudi Aditiya Riski (7) dan outside hitter Jakarta Garuda Jaya Haikal Hidayatullah (17) dalam pertandingan final four Proliga di GOR Srittex Arena, Solo, Jumat malam, 10 April 2026. --Dok PBVSI

JAKARTA, Weradio.co.id - Sempat kehilangan momentum, tim putra Surabaya Samator akhirnya bisa menutup putaran pertama final four Proliga 2026 dengan kemenangan. Hadi Suharto dan kawan-kawan menundukkan JAKARTA Garuda Jaya dengan skor  3-1 (25-18, 27-29, 26-24, 25-20) di GOR Srittex Arena, Solo, Jumat  malam, 10 April 2026.

Kapten Surabaya Samator Hadi Suharto mengakui, timnya sempat kehilangan momentum  setelah mereka membuka pertandingan dengan baik.

"Kami sempat kehilangan momentum di game kedua, tapi di game berikutnya kami bisa mengendalikan permainan," kata Hadi Suharto dalam siaran pers yang diterima Weradio.co.id.

Surabaya Samator mengawali kemenangannya dengan keunggulan tujuh poin, 25-18, di game pertama. Tapi, mereka kalah  27-29 dalam pertarungan alot di game kedua.

BACA JUGA:KONI DKI Lakukan Pendataan Calon Tim Pelatda Untuk Mendapatkan Atlet Berkualitas

ManajerSurabaya  Samator, Hadi Sampurno, mengakui Hadi dan kawan-kawan terlalu percaya diri di game kedua. Tetapi, dia bersyukur akhirnya timnya bisa mengamankan kemenangan.

"Sejak game pertama permainan tim kami bagus. Di game kedua anak-anak terlalu percaya diri. Tapi kami bisa mengambil kemenangan di game berikutnya, " kata Hadi Sampurno.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Surabaya Samator. Apalagi, ini merupakan  kemenangan pertama bagi tim asal kota Buaya itu di babak final four. Sebelumnya mereka kalah terus dalam dua pertandingan, yakni kalah 0-3 dari Jakarta Bhayangkara Presisi dan 1-3 dari Jakarta Lavani Livin Transmedia.

Sebaliknya, Garuda Jaya semakin terpuruk di dasar klasemen. Mereka kalah terus dalam tiga pertandingan. Sebelumnya, tim asuhan Nur Widayanto ini kalah dari Lavani Livin dan Bhayangkara Presisi masing-masing dengan skor 0-3.

BACA JUGA:Sutradara Rico Michael Angkat Kisah Nyata di Film Dalam Sujudku, Marcell Darwin Masih Terus Belajar

Usai pertandingan Nur Widayanto  mengatakan kalau secara keseluruhan permainan timnya sudah bermain baik, "Tapi servis banyak error, blok jelek, dan kami harus kalah dari Samator," ujarnya.

Dia juga mengakui receive Surabaya  Samator cukup baik, "Tosser mereka pandai mengatur serangan, " kata Nur Widayanto.

Garuda tidak beruntung

Sedangkan opposite hitter Garuda Jaya Fauzan Nibras mengatakan, "Kami sebenarnya menikmati permainan. Dan, permainan juga berimbang. Hanya saja kami tidak beruntung."

Berita Terkait