Lawan Tim yang Peringkatnya di Bawah Indonesia, Cristiano Ronaldo Tidak Dapat Dukungan yang Dia Butuhkan
Cristiano Ronaldo menunjukkan ekspresi kecewa ketika dia gagal memanfaatkan peluang Portugal saat ditahan imbang Kongo 1-1 di penyisihan Grup K Piala Dunia 2026, Kamis, 18 Juni 2026. --Dok Soccerway
JAKARTA, Weradio.co.id - Ketika rival abadinya di lapangan hijau Lionel Messi bersinar pada pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo dan timnya, Portugal, justru mengalami hal mengejutkan. Mereka ditahan imbang tim gurem RD Kongo 1-1 pada babak penyisihan Grup K, Kamis, 28 Juni 2026, di NRG Stadium, Houston (Amerika Serikat).
Lionel Messi memborong tiga gol atau hattrick untuk membawa juara bertahan Argentina menang 3-0 atas Aljazair pada pertandingan pembuka Grup J hari Rabu, 17 Juni 2026. Messi mematahkan rekor Ronaldo sebagai pemain tertua pencetak hattrick di Piala Dunia.
Menghadapi Kongo - tim peringkat 134 dunia, atau 16 tingkat di bawah Timnas Indonesia - Cristiano tampil sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit untuk tim peringkat ketujuh dunia Portugal.
Namun, CR7 - julukan untuk Cristiano Ronaldo - gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya. Lima kali pemain terbaik dunia ini, bahkan, gagal memanfaatkan dua peluang emas di babak kedua.
BACA JUGA:Erling Haaland Berharap Dua Golnya di Piala Dunia Membuat Rakyat Norwegia Rayakan Pesta
Ronaldo berada di Piala Dunia keenamnya, sebuah rekor yang dia pegang bersama dengan Lionel Messi, dan memiliki dua peluang untuk memenangi pertandingan, tetapi tendangannya dari jarak dekat masih melebar dari gawang Kongo, yang baru tampil lagi di putaran final turnamen utama dalam 52 tahun.
Rasa frustrasi dari Bruno Fernandes, yang berada di belakang Ronaldo pada peluang pertama, terlihat jelas dan berkepanjangan.
Ronaldo memiliki sentuhan paling sedikit (25) dari pemain Portugal mana pun yang tampil lebih dari 45 menit pada pertandingan tersebut.
Meski timnya hanya mendapatkan satu poin, Cristiano Ronaldo menegaskan peluang mereka sama sekali belum tertutup. Dia tetap optimistis.
"Bukan awal yang kami inginkan, tetapi ini masih jauh dari selesai. Tegakkan kepala dan fokus pada pertandingan berikutnya, " tulis Cristiano Ronaldo dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya.
Sedangkan Pelatih Portugal Roberto Martinez tampak tidak berminat untuk berbicara secara spesifik tentang kinerja Cristiano Ronaldo dalam konferensi pers pasca pertandingan. Justru, Martinez menyatakan bahwa penyerang berusia 41 tahun tersebut tidak mendapatkan dukungan yang dia butuhkan dari rekan setimnya.
"Kami harus memanfaatkan semua pemain di lapangan. Penyerang utama (Ronaldo) harus berada dekat kotak enam yard dan kami perlu memberikan bola (kepadanya)," jelas Roberto Martinez sebagaimana dilansir Soccerway seperti dibaca Weradio.co.id
Tidak masuk akal gantikan Ronaldo