Cristiano Ronaldo: Saya Sedih Tinggalkan Piala Dunia dengan Cara seperti Ini...

Cristiano Ronaldo: Saya Sedih Tinggalkan Piala Dunia dengan Cara seperti Ini...

Reaksi sedih Cristiano Ronaldo setelah Piala Dunia terakhirnya diakhiri dengan kekalahan Portugal dari Spanyol di babak 16 besar, Selasa, 7 Juli 2026. --

“Dia sudah menjadi kapten yang patut dicontoh,” kata Pelatih Portugal Roberto Martínez tentang Ronaldo setelah pertandingan.

BACA JUGA:Ini Kata Erling Haaland setelah Brace Bersejarahnya untuk Norwegia Bikin Bintang Brasil Neymar Nangis

“Saya tiba di Portugal pada saat dengan banyak kebingungan dan keraguan terhadap Cristiano, dan dia sudah menjadi panutan, tidak hanya dalam hal gol dan assist, apa yang dia lakukan di dalam kotak penalti, komitmennya, dan bagaimana pengalamannya bermain sepak bola. Dia adalah contoh, kita harus merayakanny," lanjut Martinez, yang juga mengundurkan diri usai kekalahan dari Spanyol.

"Kita berbicara tentang seorang ikon dalam sepak bola. Tidak banyak Cristiano Ronaldo. Kita harus bersyukur atas apa yang dia lakukan di Piala Dunia ini, dia ingin memenanginya, sebagai pemain, kapten, dalam level kemanusiaan, kita semua akan membawanya selamanya. Contohnya sebagai manusia yang berada di belakang olahragawan," tambah Martinez.

Pemenang Ballon d'Or lima kali itu menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di enam Piala Dunia dan mencetak tiga gol di turnamen tahun ini. Namun Ronaldo tidak memiliki banyak peluang melawan kiper Spanyol Unai Simón, yang memperpanjang rekor Piala Dunianya menjadi 609 menit tanpa kebobolan satu gol pun.

Martínez mempertahankan keputusannya untuk membiarkan Ronaldo bermain selama 90 menit penuh.

BACA JUGA:Messi dan Argentina Susah Payah Singkirkan Cape Verde untuk Dapatkan Tiket Lawan Mesir di Babak 16 Besar

“Ketika Anda adalah sebuah tim dan Anda membutuhkan gol, Anda tidak bisa melepaskan Cristiano Ronaldo,” katanya. “Dia bisa bermain 90 menit, tidak masalah. Dia hadir, dia membuka ruang, situasi bola mati, apa pun di kotak penalti, itu tidak masuk akal."

“Di perpanjangan waktu mungkin masuk akal untuk menggunakan Gonçalo Ramos. Kami harus menjaga struktur, bukan berarti melepas pencetak gol terbanyak Anda dalam 90 menit," tutup Martinez.