Kelelahan setelah Ikuti Turnamen Berdekatan, sekarang saatnya Timnas Voli Putra Indonesia Nikmati Jatah Libur

Kelelahan setelah Ikuti Turnamen Berdekatan, sekarang saatnya Timnas Voli Putra Indonesia Nikmati Jatah Libur

Outside hitter timnas voli putra Indonesia Farhan Halim (14) selebrasi usai mencetak poin dalam pertandingan melawan Kamboja di perebutan tempat ketiga SEA V Cup 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, kemarin. Farhan dan kawan-kawan selan--Dok PBVSI

Dia melanjutkan, “Apa yang disampaikan Coach Toiran benar. Mental kami ingin menang, tetapi kondisi fisik sudah tidak mendukung."

BACA JUGA:Timnas Voli Putra Indonesia Alami Kemunduran setelah Juara AVC Cup 2026, bukan karena Over Confidence

"Jadi kami bermain dengan prinsip nothing to lose. Energi apa pun yang masih tersisa di tubuh kami, semuanya kami keluarkan hari ini,” tambah  putra dari setter legendaris Indonesia Rita Kurniati itu.

Vietnam juara

Sementara itu, Vietnam tampil sebagai juara  putaran kedua SEA V Cup 2026. Kepastian tersebut didapat setelah tim asuhan Federico Rampazzo membungkam Thailand melalui pertarungan sengit lima game, 3-2 (22-25, 25-23, 25-19, 15-25, dan 15-10) pada babak final yang berlangsung semalam di Jakarta International Velodrome.


Vietnam tampil sebagai juara putaran kedua SEA Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand 3-1 pada pertandingan final, Minggu, 26 Juli 2026, di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur. --Dok PBVSI

Pada game pertama, Thailand mencoba mengambil alih kendali permainan. Mereka tampil efektif dan tajam hingga menutup game pembuka ini dengan kemenangan 25-22.

Vietnam mencoba mengimbangi permainan agresif Thailand pada game kedua. Meski demikian, Thailand terus unggul hingga pertengahan game, 17-14.

BACA JUGA:Kalbe Edukasi Masyarakat Kelola Timbulan Sampah Organik SPPG di Kabupaten Wonogiri

Namun aksi dari Thanh Tung Pham dan kawan-kawan mampu membalikkan kedudukan, dari ketertinggalan menjadi kemenangan 25-23 sekaligus menyamakan skor besar menjadi 1-1.

Vietnam semakin di atas angin, sebaliknya Thailand kehilangan ritme permainan sejak awal game ketiga.

Mengandalkan efektivitas serangan dari outside hitter Nguyen Ngoc Thuan, Vietnam membongkar pertahanan Thailand hingga memetik kemenangan 25-19. Vietnam pun unggul 2-1.

Thailand mendapat angin pada game keempat melalui opposite hitter Napadet Bhinijdee yang banyak menyumbangkan poin melalui spike-spike tajamnya.

BACA JUGA:Hadapi Musuh Lama, Reidel Toiran Berharap Timnas Voli Putra Indonesia tidak Stres

Di sisi lain, serangan Nguyen Ngoc Thuan dan kawan-kawan kerap gagal menembus pertahanan Thailand.

Berita Terkait