The Hub Indonesia Gelar Kejuaraan Berkuda 'Mandiri Merdeka Master 2026' Diramaikan 1.650 Entries
Drh. Ade Octaviani selaku dokter hewan berkuda berlisensi FEI (Federation Equestre Internationale) di Indonesia dan Jupri Mardi selaku Show Director usai memberikan keterangan pers kepada media di The Hub Indonesia, Jumat sore 7 Agustus 2026. -weradio.co.id-Nonnie Rering
BACA JUGA:Dua WN India Diamankan Bawa 10,1 Kg Ganja dari Thailand ke Bali
Melalui penyelenggaraan yang konsisten setiap tahun, ajang ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi nasional sekaligus memperkuat ekosistem equestrian Indonesia.
Hub Indonesia sebagai lokasi penyelenggaraan menyediakan arena pertandingan dan fasilitas pendukung yang memenuhi standar kompetisi nasional untuk disiplin show jumping maupun dressage.
Fasilitas tersebut mendukung penyelenggaraan pertandingan yang aman, profesional, dan kompetitif, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi atlet, ofisial, maupun penonton.
Jupri melanjutkan, dengan skala penyelenggaraan yang terus berkembang dari tahun ke tahun, ajang ini diharapkan dapat terus menjadi tolok ukur kompetisi berkuda nasional serta mendorong lahirnya atlet-atlet Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat internasional.
BACA JUGA:PA Jakarta Pusat Hadirkan Layanan Isbat Nikah di Malaysia, 25 Permohonan Disahkan
Selain itu, ajang jni juga untuk mencari bibit atlet dan regenerasi atlet berkuda yang saat ini sedang persiapan untuk tampil di Asian Games.
“Jadi atlet bisa lebih percaya diri untuk bisa bersaing. Kalau di SEA Games kita sudah kompetitif. Nanti tergantung federasi, mereka percaya diri apa nggak menurunkan atlet-atlet muda di ajang internasional,” katanya.
Sementara itu, drh. Ade Octaviani selaku dokter hewan berkuda berlisensi FEI (Federation Equestre Internationale) di Indonesia menuturkan, ajang ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan pengetahuan bahwa berkuda berbeda dengan olahraga lain.
“Berkuda adalah olahraga dua nyawa. Kita tak bisa memaksakan semuanya berjalan mulus. Untuk pertandingan segalanya yang menjadi prioritas adalah keselamatan atlet dan adaptasi standar kesejahteraan hewan (animal welfare). Jadi secara kesehatannya semuanya diperhatikan benar sampai hal terkecil,” ucapnya.