Erick Thohir Apresiasi League Cup Pertemukan Klub Super League dan Championship, Kompetisi Makin Kompetitif

Erick Thohir Apresiasi League Cup Pertemukan Klub Super League dan Championship, Kompetisi Makin Kompetitif

League Cup 2026/2027 mempertemukan 36 klub dari Super League dan Championship. Format lintas kasta ini diharapkan dapat memberikan nilai strategis bagi perkembangan kompetisi di Info edia nasional. --Instagram I.League

JAKARTA, Weradio.co.id — Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi League Cup 2026/2027 menjadi turnamen domestik yang mempertemukan klub-klub dari kasta tertinggi dan kasta kedua sepak bola Indonesia. Turnamen ini dijadwalkan mulai bergulir pada 3 November 2026, berdampingan dengan kompetisi liga musim 2026/2027.

Kehadiran League Cup menjadi momentum penting bagi sepak bola nasional setelah Piala Indonesia terakhir kali digelar pada musim 2018/2019.  League Cup melibatkan klub-klub Super League dan Championship, dengan 36 tim dibagi ke dalam sembilan grup yang masing-masing berisi empat tim. 

Erick menilai format lintas kasta ini memberikan nilai strategis bagi perkembangan kompetisi nasional. Selain memperbanyak pertandingan kompetitif, League Cup juga membuka ruang bagi klub-klub Championship untuk menguji kualitasnya ketika berhadapan dengan tim-tim Super League.

“Saya mengapresiasi penyelenggaraan League Cup karena turnamen ini mempertemukan klub-klub Liga 1 dan Liga 2 dalam satu panggung kompetisi. Ini bukan hanya menambah pertandingan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menguji kematangan dan kedalaman tim-tim Super League menghadapi semangat juang serta determinasi tim-tim Championship," ujar Erick Thohir dalam siaran pers yang diterima Weradio.co.id.

BACA JUGA:Kinerja Antarlini Berjalan Lancar, Shin Tae-yong Hepi Lihat Persija Jakarta Libas Brisbane Roar

Menurut Erick, pertemuan dua kasta kompetisi tersebut berpotensi melahirkan pertandingan yang seru, menarik, dan semakin kompetitif.

Erick melanjutkan, “Kompetisi seperti ini harus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola yang sehat. Klub mendapatkan jam terbang tambahan, pemain memiliki kesempatan berkembang, dan publik memperoleh tontonan yang lebih beragam."

"Yang paling penting, setiap pertandingan harus dijalankan dengan standar profesional dan sportivitas,” tambah Etho, sapaan akrab Erick Thohir.

Pararel dengan liga

 Adapun Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa League Cup dipersiapkan sebagai kompetisi tambahan yang berlangsung paralel dengan liga.

BACA JUGA:Prajogo Pangestu Resmi Caplok Saham Pemasok Bahan Bakar Bandara Singapura

"Oleh karena itu, kalender musim 2026/2027 kami susun dan perbarui lebih awal agar klub memiliki kepastian dalam melakukan perencanaan. Penempatan jadwal League Cup juga telah disesuaikan dengan kalender kompetisi domestik maupun internasional, sehingga klub yang berlaga di kompetisi Asia tidak mengalami benturan jadwal," jelas Ferry Paulus.

Dengan komposisi peserta yang berasal dari dua level kompetisi, League Cup akan menjadi wadah pembuktian bagi seluruh klub. Bagi tim Super League, turnamen ini merupakan ujian atas kematangan dan kedalaman skuad. Sedangkan bagi tim Championship, kompetisi ini menjadi panggung untuk memperlihatkan semangat juang, determinasi, dan kemampuan bersaing melawan lawan-lawan dengan pengalaman di level tertinggi.

BACA JUGA:Meski Ada Boikot Jakmania, Persija Jakarta Resmi Perkenalkan 29 Pemain Macan Kemayoran Musim 2026/2027

Berita Terkait