Enzo Maresca Tahu Apa yang Bisa Enzo Fernández Berikan untuk Manchester City, Siap Debut Lawan Coventry

Enzo Maresca Tahu Apa yang Bisa Enzo Fernández Berikan untuk Manchester City, Siap Debut Lawan Coventry

Pemain baru Manchester City, Enzo Fernández (kiri), berpeluang besar untuk membuat debut melawan Coventry City dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu, 5 September 2026. --Dok Manchester City

BACA JUGA:Kala Aset Cadangan Capai US$22, 96 Miliar, Proof of Reserves Kembali Dirilis

Sama tapi Beda

Sementara itu, salah satu pemain lama Man City Ruben Dias menilai kalau tim Man City asuhan Maresca memiliki banyak kemiripan dengan City era Pep Guardiola – namun dengan sejumlah perbedaan kecil.

Kapten asal Portugal ini mengaku menikmati perannya di bawah pelatih baru dan yakin The Blues Sky akan menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan seiring berjalannya musim.


Bek tengah asal Portugal Ruben Dias mengakui tim Manchester City asuhan Enzo Maresca mirip dengan tim Manchester City asuhan Pep Guardiola.--Dok Manchester City

Saat ditanya mengenai awal musim yang baru ini, Dias mengatakan, "Sangat positif. Tentu saja, banyak hal yang berubah, namun pada akhirnya, tidak banyak yang benar-benar berubah."

"Ada energi baru dan kami merasa nyaman. Enzo memiliki gagasan spesifik mengenai cara pandangnya terhadap permainan – baik dalam aspek menyerang maupun bertahan," lanjut Dias.

BACA JUGA:Dari UMKM hingga Pariwisata, PGN Dorong Desa Bangun Sumber Ekonomi Mandiri

"Secara keseluruhan, gaya permainannya sangat mirip dengan yang biasa kami mainkan – hanya saja ada detail-detail yang membuatnya berbeda di momen-momen tertentu, dan saya merasa semua orang sangat menerima gagasan tersebut," ucapnya.

Dia menambahkan, "Kami banyak menguasai bola dan itulah karakteristik utama kami – saya merasa dalam hal itu ada kesinambungan, meskipun kami berbeda."

Bursa transfer musim panas yang sibuk bagi Man City sudah membawa banyak perubahan pemain, baik yang datang maupun pergi, sehingga skuad musim ini memiliki wajah yang sangat berbeda.

Dias mengatakan bahwa pergantian personel adalah bagian dari dunia sepak bola, terutama bila melihat banyaknya pemain yang datang dan pergi selama tiga musim terakhir.

BACA JUGA:Kronologis Kasus Alfin, Rp 350 Juta Berujung Dugaan Pembunuhan

"Itu adalah bagian dari lingkungan tempat kami berada," ujarnya. "Orang-orang baru datang dan pergi, dan mungkin musim panas ini adalah saat di mana paling banyak pemain yang hengkang. Jika melihat tiga tahun terakhir, jumlahnya memang banyak."

"Ini adalah sebuah siklus; setiap orang baru yang datang memiliki alasan tersendiri, namun alasan dasarnya sama dengan saat kami semua pertama kali datang ke sini," katanya.

Berita Terkait