Thomas Tuchel Puji Kerja Keras Inggris usai Kemenangan yang 'tidak Glamor' atas Republik Ceska

Thomas Tuchel Puji Kerja Keras Inggris usai Kemenangan yang 'tidak Glamor' atas Republik Ceska

Harry Kane (kiri) selebrasi bersama Anthony Gordon setelah kapten Inggris tersebut menggandakan keunggulan Three Lions melawan Republik Ceska lewat penyelesaian tajam di dalam kotak penalti. --Dok Dailymail

JAKARTA, Weradio.co.id - Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa dia menyukai kemenangan 2-0 yang "tidak glamor" atas tuan rumah Republik Ceska di Praha pada hari Rabu, 30 September 2026. Ini membuat Three Lions meraih tiga poin pertama mereka di Liga A Grup 3 (Grup A3) Liga Bangsa-Bangsa.

Gol-gol di babak kedua dari Anthony Gordon dan Harry Kane memastikan Inggris meraih tiga poin penuh, setelah tugas mereka menjadi lebih mudah di babak pertama akibat kartu merah langsung yang diterima pemain Ceska Pavel Sulc karena tekel kasar terhadap Elliot Anderson.

Tuchel, yang melakukan empat perubahan dari susunan pemain saat The Three Lions kalah 2-3 dari Spanyol pada hari Sabtu pekan lalu, melihat timnya kesulitan membongkar pertahanan Ceska di kandang lawan. Namun, setelah berhasil mengamankan tiga poin, pelatih asal Jerman tersebut merasa senang melihat kerja keras yang ditunjukkan anak asuhnya.

Sebagaimana dilansir Soccerway seperti dibaca Weradio.co.id, dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Tuchel mengatakan, "Terkadang saya menyukai hasil-hasil yang tidak glamor seperti ini. Kadang-kadang Anda hanya perlu meninggalkan stadion dengan kemenangan 2-0, menikmati malam yang santai, lalu beralih ke pertandingan berikutnya. Anda tidak bisa selalu tampil glamor; Anda tidak bisa selalu tampil sangat memukau. Terkadang, Anda harus melakukan kerja keras."

BACA JUGA:Lima Cara HR Dorong Pertumbuhan Bisnis, sebagai Mitra Strategis, Penggerak Budaya, dan Kesiapan Talenta

Dia melanjutkan, "Tidak banyak pujian yang datang karena kami memang diunggulkan; kami menuntut kemenangan dari diri sendiri, dan saat unggul jumlah pemain, tentu saja semua orang mengharapkan kemenangan itu dari kami."

"Itulah sebabnya kami tidak panik, namun kami perlu bermain dengan sedikit lebih mendesak dan pergerakan dinamis di sisi lapangan... Kami terus mempertahankan upaya man-to-man marking (penjagaan satu lawan satu) di wilayah pertahanan lawan, dan itu terus dilakukan hingga mungkin 10 menit terakhir," katanya.

"Secara keseluruhan, hal itulah yang juga membangun karakter: saat Anda bertandang ke Ceska dan berhasil menuntaskan tugas tersebut," tambah Tuchel.

Alexander-Arnold starter

Trent Alexander-Arnold tampil sebagai starter untuk pertama kalinya dalam dua tahun bagi Inggris di ibu kota Ceska tersebut, dan dia mengirimkan umpan silang akurat yang berujung pada gol pembuka yang dicetak Gordon.

BACA JUGA:Kejari Jakarta Timur Musnahkan Barang Bukti Perkara Inkrah, Narkotika hingga Uang Tunai

Tuchel terkesan dengan performa bek sayap Real Madrid tersebut dalam pertandingan comeback-nya, di mana dia mendapatkan nilai 8,9 dan predikat man-of-the-match dari Flashscore. Saat membahas mantan bintang Liverpool tersebut Tuchel mengatakan, "Saya tidak ragu bahwa dia mampu mencetak assist seperti itu. Di babak kedua, posisi yang lebih dalam lebih cocok baginya dibandingkan posisi yang lebih maju di babak pertama."


Pelatih Inggris Thomas Tuchel senang melihat kerja keras yang ditunjukkan anak asuhnya saat mengalahkan tuan rumah Republik Ceska pada lanjutan kompetisi Liga Bangsa-Bangsa di Praha. --Dok Soccerway

"Trent sangat tenang saat menguasai bola dan bisa menjadi penentu lewat umpan-umpan silangnya. (Dia) tampil solid dalam bertahan dan melakukan satu aksi krusial yang membantu kami mencetak gol; jadi, secara keseluruhan performanya sangat bagus," kata Tuchel.

Berita Terkait