G-Reflex, Tradisi Ilmiah Gonzaga yang Berbasis Paradigma Pedagogi Ignasian

G-Reflex, Tradisi Ilmiah Gonzaga yang Berbasis Paradigma Pedagogi Ignasian

Kepala SMA Kolese Gonzaga, Pater ter Eduard C. Ratu Dopo S.J., M.Ed (tengah), akademisi Avanti Fontana, Ph.D (kiri). dan Ketua Pelaksana G-Reflex Stefanus Abdurrahman Safi'i, S.Sos.memberikan keterangan di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.-Weradio,co,id-Rio Winto

BACA JUGA:Kerja Sama Semua Pihak Sukseskan Tri Hari Suci Katedral Jakarta

Di SMA Kolese Gonzaga, para siswa dilatih untuk menemukan konektivitas antara berbagai bidang studi yang mereka pelajari, mendalami konsep, menemukan makna dan menghasilkan produk berupa jurnal ilmiah dan fasih menyampaikannya kepada masyarakat (eloquentia perfecta). Meski di tengah godaan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam mengerjakan seluruh karya ilmiah tetapi sekolah terus mendorong dan mengontrol siswa mengasah kemampuan diri mereka (Human Intelligence). 

“Sehingga lewat kegiatan ini para siswa dapat memahami berbagai bidang studi yang dipelajari secara integral, utuh, dan bermakna. Siswa belajar bukan untuk sekolah dan mendapat ijazah semata tetapi untuk hidup yang lebih bermakna dalam semangat Ad Maiorem Dei Gloriam,” jelas Pater Eduard.