Kemenpar Dukung DRT Show, Dunia Selam Jadi Pintu Masuk Investasi dan Pelestarian Alam di Indonesia
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa (kiri), Reny dari Sudamala Group (kanan) sedang berdiskusi dengan pendiri sekaligus CEO LX Development Group, Jason Chong (tengah) di sela acara pembukaan -Weradio.co.id-Rio Winto
"Wisata bisa menjadi langkah pertama untuk perdagangan atau bahkan investasi ke depannya. Namun, investasi tersebut harus berdampak pada kesejahteraan rakyat dan pelestarian lingkungan," tegas Dedi.
Keseimbangan Ekonomi dan Alam
Meski diving dikategorikan sebagai wisata petualangan (adventure) dan ekstrem, aspek keberlanjutan tetap menjadi prioritas utama.
BACA JUGA: Wajib Hadir di ICE BSD! Ini 4 Alasan DRT SHOW 2026 Jadi Surga Pencinta Dunia Bawah Laut
Kemenpar menekankan, pariwisata harus menjadi instrumen untuk menyeimbangkan kepentingan ekonomi tanpa mengeksploitasi alam secara berlebihan.
"Pariwisata adalah salah satu cara untuk melestarikan lingkungan. Intinya, ada keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian alam. Itu yang paling penting," tutup Dedi.
Kolaborasi Teknologi dan Konservasi
Pendiri sekaligus CEO LX Development Group, Jason Chong, menyatakan, DRT SHOW bukan sekadar pameran dagang biasa, melainkan ekosistem bagi para pencinta dunia bawah laut.
"Kami membangun ekosistem biru tempat konservasi, perdagangan, dan edukasi hidup berdampingan secara harmonis. Kami mengundang seluruh pencinta dunia bawah laut untuk membuka dekade emas industri kelautan Indonesia,” ujar Jason Chong dalam sambutannya di sela pembukaan DRT SHOW di ICE BSD City, Sabtu, 18 April 2026.
BACA JUGA:Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
Pameran ini akan menampilkan inovasi terbaru dari pemimpin teknologi global seperti HUAWEI dengan perangkat smart diving, serta merek ikonik dunia lainnya seperti TUSA, Mares, SDI TDI, DIVEPRO, dan Problue.
Etika Lingkungan
Salah satu daya tarik utama adalah Ocean Star Underwater Photo Gallery. Berbeda dengan pameran foto biasa, DRT SHOW menerapkan standar ekologis yang sangat ketat.
Setiap karya yang dipamerkan dipastikan tidak mengganggu perilaku biologis hewan laut, tidak menyentuh kehidupan bawah air, dan tidak merusak habitat seperti terumbu karang.
“Master bawah air sejati harus melihat diri mereka sebagai penjaga, bukan predator,” tegas Jason Chong.