Ikuti Pameran Dunia Handicraft Indonesia di Tokyo Dome Jepang, Deposito Cukup 1 Juta Rupiah

Ikuti Pameran Dunia Handicraft Indonesia di Tokyo Dome Jepang, Deposito Cukup 1 Juta Rupiah

Para pengunjung berbondong-bondong ingin melihat booth Indonesia di Tokyo Dome, September 2025. -weradio.co.id-Committe pameran dunia handicraft Indonesia Jepang

TOKYO, Weradio.co.id - Usai raih sukses besar pada 2025 lalu di Tokyo Dome Jepang, pameran raksasa Handicraft Indonesia ke-3 kembali akan digelar pada 5–6 September 2026 di Tokyo Dome, Jepang. Deposito peserta hanya satu juta rupiah saja, dan UMKM Handicraft Indonesia Maksimal hanya 24 UMKM saja terseleksi ketat nantinya.

"Pameran ini akan menampilkan beragam kerajinan tangan khas Indonesia yang unik dan bernilai tinggi, mulai dari kain tradisional seperti batik dan tenun, produk berbahan alami, hingga berbagai karya seni hasil tangan para pengrajin terbaik Tanah Air," ungkap Ketua Panitia Pameran khusus Handicraft Indonesia, Richard Susilo belum lama ini.

Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang promosi budaya Indonesia di Jepang, tapi juga membuka peluang bisnis serta memperluas jaringan pasar internasional bagi para pelaku industri kreatif Indonesia.

“Itu sebabnya kami meringankan beban peserta dengan deposito hanya satu juta rupiah saja agar kesempatan terbuka bagi para UMKM Indonesia, sebelum pelunasan 30 Mei 2026,” tambah Richard lagi. Kesuksesan penyelenggaraan tahun sebelumnya menjadi bukti tingginya minat masyarakat Jepang terhadap produk-produk kerajinan Indonesia.

BACA JUGA:Berapa Jumlah Kapal yang Melewati Selat Hormuz?

“Tentu saja hanya yang berkualitas bisa ikut pameran dunia dan terbesar Handicraft Indonesia kali ini di Tokyo Jepang yang akan dihadiri sekitar 500.000 orang selama dua hari pada 5 & 6 September 2026 di Tokyo Dome.

Itu sebabnya, penyelenggaraan tahun ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan pembeli, sekaligus memperkuat citra Indonesia yang lebih baik lagi di pasar internasional Jepang.

Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya dan kreativitas yang tinggi tentu harus bisa menembus pasar Jepang dan dalam acara ketiga kalinya yang diselenggarakan Richard di Jepang ini, ia sangat yakin akan semakin suksesnya penjualan produk Handicraft Indonesia di Jepang.

"Tahun ini kita akan tampilkan 24 UMKM Indonesia terbaik dari Indonesia di pasar Jepang. Semua terkait handicraft baik baju, tas, aksesori, sepatu dan semua bentuk produk kerajinan tangan Indonesia yang memang selalu dinantikan warga Jepang selama ini," tambahnya.

BACA JUGA:Cegah Polarisasi di Indonesia, DPP Patria PMKRI Undang JK dalam Dialog Kebangsaan

Kesempatan untuk memperkenalkan produk Indonesia sangat luas di Tokyo Dome karena selalu dipenuhi pengunjung mulai dari pukul 10.00 pagi saat dibuka pameran sampai dengan pukul 17.00 waktu Tokyo. Terbukti tahun lalu tak pernah habis pengunjung berkunjung ke Booth Indonesia di Tokyo Dome.

"Rasanya cape sekali tahun lalu karena pengunjung dari pagi sampai sore tidak ada berhentinya mendatangi booth kita di sana. Artinya peluang pasar handicraft Indonesia di Jepang memang besar sekali yang kita perkenalkan setiap setahun sekali ini. Belum lagi dengan adanya House of Handicraft Indonesia in Tokyo (HHT) toko dan showroom tetap para UMKM Handicraft Indonesia yang ada di Tokyo sehingga produknya cepat terjual dan semakin banyak laku serta dikenali di Jepang," tutup Richard.

Sudah terdaftar 10 UMKM saat ini dan Deadline Pendaftaran untuk deposit di 30 April 2026 atau kontak langsung penyelenggara di nomor whatsapp  0859-4381-9379 maupun email: promosijp@gmail.com.