Dari UMKM hingga Pariwisata, PGN Dorong Desa Bangun Sumber Ekonomi Mandiri
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan penguatan ekonomi desa menjadi bagian penting dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif karena masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan, tetapi juga kapasitas dan akses untuk mengembangkan sumber pen-weradio.co.id-PT. PGN Tbk
Pendekar Dewa memperkuat rantai nilai komoditas karet, mengembangkan UMKM, meningkatkan akses terhadap kebutuhan dasar, serta mengembangkan potensi wisata lokal. Pendekatan tersebut mendorong masyarakat memiliki peluang ekonomi yang lebih beragam.
Dampaknya terlihat dari peningkatan pendapatan petani karet yang terlibat dalam program. Pada 2025, pendapatan petani mencapai Rp57,6 juta per tahun, meningkat 33,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Program tersebut juga membuka peluang ekonomi bagi kelompok perempuan melalui pengembangan UMKM serta mendorong pengembangan kawasan Danau Kemiri sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Sepanjang 2025, Danau Kemiri mencatat 6.554 kunjungan dengan pendapatan wisata mencapai Rp92,48 juta, meningkat 191 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Oleh karena itu, menurut Krisdyan, pengembangan ekonomi desa perlu melihat karakter dan kebutuhan masing-masing wilayah agar program pemberdayaan menghasilkan manfaat yang relevan dan berkelanjutan.
“Setiap desa memiliki potensi dan tantangan yang berbeda. Sehingga pendekatan pemberdayaan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan potensi lokal. PGN berupaya menjadi bagian dari proses tersebut agar masyarakat dapat memiliki fondasi ekonomi yang semakin kuat dan mandiri,” katanya.
Berbagai upaya yang dilakukan PGN dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui Balkondes Karangrejo, Suadesa Festival, dan Program Pendekar Dewa tersebut mendapatkan apresiasi dalam Anugerah Ekonomi Hijau 2026 yang diselenggarakan oleh salah satu media nasional pada Kamis, 3 September 2026.
PGN menerima penghargaan pada kategori Inisiatif Mendukung Kemandirian Ekonomi Desa. Apresiasi tersebut menjadi pengakuan atas berbagai inisiatif pemberdayaan yang mengintegrasikan penguatan ekonomi lokal dan keberlanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami percaya bahwa keberlanjutan dapat tercipta ketika masyarakat memiliki kemampuan dan ekosistem untuk melanjutkan serta mengembangkan potensi mereka secara mandiri,” ungkap Krisdyan. `