OUE REIT Milik Mochtar Riady Tambah Kepemilikan di Gedung Tertinggi Sydney Senilai Rp 9,8 Triliun

OUE REIT Milik Mochtar Riady Tambah Kepemilikan di Gedung Tertinggi Sydney Senilai Rp 9,8 Triliun

OUE REIT menambah kepemilikan sebesar 50 persen di gedung pencakar langit Salesforce Tower, Sydney, dengan nilai transaksi mencapai A$ 864 juta atau sekitar US$ 607 juta (sekitar Rp 9,8 triliun).-Weradio.co.id-Martin Berry

JAKARTA, Weradio.co.id - OUE REIT, perusahaan properti yang dikendalikan oleh taipan asal Indonesia, Mochtar Riady, dan keluarganya, memperkuat portofolio investasinya di Australia.

Perusahaan tersebut resmi menambah kepemilikan sebesar 50 persen di gedung pencakar langit Salesforce Tower, Sydney, dengan nilai transaksi mencapai A$ 864 juta atau sekitar US$ 607 juta (sekitar Rp 9,8 triliun).

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, Jumat lalu, OUE REIT membeli saham tambahan tersebut dari perusahaan asuransi asal China, Ping An Insurance.

Langkah ini membuat kepemilikan OUE REIT pada gedung perkantoran setinggi 263 meter yang merupakan gedung tertinggi di Sydney itu meningkat menjadi 69,9 persen.

BACA JUGA:Prajogo Pangestu Resmi Caplok Saham Pemasok Bahan Bakar Bandara Singapura

Harga kesepakatan dalam transaksi ini tercatat 3,7 persen lebih rendah daripada harga yang dibayarkan OUE REIT saat membeli 19,9 persen saham pertamanya dari Mitsubishi Estate pada Maret tahun ini.

Pendanaan akuisisi tersebut akan bersumber dari pinjaman serta hasil penjualan Hotel Crowne Plaza di Bandara Changi.

"Dengan mengalihkan hasil kas bersih dari penjualan Crowne Plaza Changi Airport ke dalam properti berkualitas tinggi dan siap masa depan, kami terus meningkatkan kualitas portofolio sekaligus menangkap peluang lintas siklus pasar dan wilayah," ujar CEO OUE REIT, Han Khim Siew seperti dilansir Forbes yang dibaca Weradio.co.id, Selasa, 27 Oktober 2026.

Akuisisi ini mendongkrak nilai total portofolio OUE REIT dari S$ 5,6 miliar menjadi S$ 6,4 miliar.

BACA JUGA:Siap Caplok Raksasa Energi Filipina, Prajogo Pangestu Ajukan Tawaran Fantastis Rp 80 Triliun

Langkah tersebut juga memberikan kendali manajemen yang lebih besar kepada perusahaan atas Salesforce Tower di kawasan pusat bisnis (CBD) Sydney, guna mendongkrak nilai properti sekaligus mengamankan pendapatan yang stabil di pasar perkantoran utama Australia.

Pasca-penyelesaian transaksi, porsi properti di Australia dalam portofolio OUE REIT akan melonjak dari 5,7 persen menjadi 17,6 persen.

Kendati demikian, Singapura tetap menjadi basis aset terbesar kelompok usaha tersebut dengan porsi 82,4 persen, turun dari sebelumnya 94,3 persen.

Selain ekspansi di Australia, OUE REIT saat ini juga tengah mempertimbangkan penjualan salah satu aset ikonisnya di Singapura.

BACA JUGA:Geger Industri Tambang, Low Tuck Kwong Mendadak Lepas 30% Saham Bayan Resources kepada Haji Isam