Jakarta Lavani Livin Capai Target Juara Proliga 2026, Pertamina Enduro Catat Back to Back
Tim putra Jakarta Lavani Livin Transmedia menjuarai kompetisi bola voli Proliga 2026 dengan keunggulan agregat 2-0 atas Jakarta Bhayangkara Presisi. Dok PBVSI --Dok PBVSI
BACA JUGA:Jakarta Lavani Livin dalam Posisi Lebih Menguntungkan untuk Rebut Gelar Juara Proliga 2026
Bhayangkara Presisi sempat unggul 10-6 pada game keempat. Lavani Livin dihantam nasib buruk dengan cedera yang dialami opposite andalan mereka, Gyoergy Grozer. Bahkan, Grozer harus ditarik keluar. Kehilangan Grozer membuat pertahanan Lavani Livin sempat goyah hingga tertinggal 8-13.
Namun, semangat juang The Blue Force justru membara. Tanpa Grozer, Boy Arnes memimpin rekan-rekannya mengejar ketertinggalan hingga menyamakan skor 14-14.
Duel poin kembar berlanjut hingga 17-17. Lavani Livin menunjukkan ketenangan luar biasa di poin-poin kritis. Unggul 20-19, mereka terus menekan hingga mencapai match point 24-22.
Satu serangan tajam dari Lavani Livin akhirnya menyudahi perlawanan Bhayangkara Presisi dengan skor 25-22, sekaligus memastikan gelar juara Proliga 2026.
BACA JUGA:PN Jakarta Timur Klarifikasi Insiden Wartawan, Ketua Pena Timur Sayangkan Arogansi Petugas
Pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran,mengucapkan selamat kepada Lavani Livin. "Saya akui Lavani bermain baik hari ini dan pantas memenangi pertandingan," kata Toiran.
Namun, Toiran tetap mengapresiasi permainan timnya."Kalah menang itu biasa, yang jelas kami sudah berusaha maksimal dan kerja keras," tambahnya.
Outside hitter Bhayangkara Presisi, Rendy Tamamilang mengakui sebenarnya timnya bermain lebih enjoy. "Yang jelas hari ini bukan rezeki kami ," tukas pevoli yang juga anggota kepolisian aktif ini.
Pertamina back to back
Di bagian putri, Jakarta Pertamina Enduro membuat back to back atau dua kali juara beruntun.
BACA JUGA:Jakarta Pertamina Enduro Buka Peluang Pertahankan Gelar Juara Proliga
Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan unggul agregat 2-0 setelah mengalahkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia 3-0 (25-19, 25-23, 25-21).
Sehari sebelumnya, sang juara bertahan ini juga mengandaskan perlawanan Phonska Plus pada pertandingan pertama dengan skor 3-1.
Sukses mempertahankan gelar, Pertamina Enduro menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp 400 juta serta piala. Sedangkan Phonska Plus sebagai runner-up menerima Rp 250 juta plus piala.