De La Fuente Akui Spanyol Harusnya Bisa Kalahkan Argentina tanpa Perlu Tunggu Perpanjangan Waktu
Para pemain Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia yang mereka menangi setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada laga final di Stadion MetLife, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026. X Flashscore.com--X Flashscore.com
JAKARTA, Weradio.co.id - Pelatih Spanyol yang emosional, Luis de la Fuente, berbicara tentang kebanggaannya terhadap para pemainnya setelah mereka memenangi Piala Dunia kedua dalam sejarah negara kerajaan tersebut.
Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah di final, Senin, 20 Juli 2026, mengalahkan juara bertahan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu di Stadion MetLife, Amerika Serikat.
"Saya merasa sangat bangga dengan generasi pesepak bola yang tumbuh dengan ide ini... memberi kita contoh sebuah kelompok, sebuah keluarga," kata De la Fuente seperti dikutip Weradio.co.id dari Soccerway.
“Mereka adalah pemain dengan bakat luar biasa. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan bisa menemani mereka dalam perjalanan ini," ujarnya.
De la Fuente, yang juga melatih mereka hingga meraih mahkota Euro 2024, menambahkan, "Saya sangat emosional, melihat ke belakang. Kami telah memenangi segalanya, dan itu luar biasa."
“Mereka adalah generasi pesepak bola yang menjadi kebanggaan Spanyol. Bersama-sama, kami menjadi lebih kuat," tambahnya.
Pelatih berusia 65 tahun itu mengatakan dia yakin Spanyol seharusnya bisa memenangi pertandingan lebih awal dibandingkan gol Ferran Torres pada menit ke-106 yang mengakhiri pertandingan final yang menegangkan. Namun dia memuji kiper Argentina Emi "Dibu" Martinez atas penampilan inspiratifnya.

Masuk ke lapangan sebagai pemain penggabti, Feran Torres justru menjadi penentu kemenangan Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia 2026. --X Flashscore.com
Argentina harus kehilangan Enzo Fernandez yang dikeluarkan dari lapangan karena kartu kuning kedua pada menit ke-93 sebelum pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu.
BACA JUGA:Runner-up SEA V Cup 2026 Jadi Target Realistis bagi Timnas Voli Putri Indonesia
“Saya pikir pertandingan seharusnya diputuskan lebih awal. Penyelamatan hebat Dibu menghalangi kami untuk menang lebih cepat, namun ini adalah final Piala Dunia dan, bahkan dengan sepuluh pemain pada akhirnya, Anda harus menderita,” kata De la Fuente.
Pengakuan Scaloni
Dari kubu Argentina, Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengakui Spanyol adalah tim yang lebih baik dari Albiceleste pada pertandingan final itu.