KH Yahya Dorong NU Hadirkan Manfaat Nyata bagi Rakyat dan Negara

KH Yahya Dorong NU Hadirkan Manfaat Nyata bagi Rakyat dan Negara

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan, besarnya kekuatan Nahdlatul Ulama (NU) harus sejalan dengan besarnya tanggung jawab untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.-Weradio.co.id-Ayub Mauliate Sihombing

BACA JUGA:Nama Muhaimin Iskandar Mencuat pada Muktamar ke-35 di Jombang

KH Yahya menegaskan, NU tidak dapat berjalan sendiri apabila ingin memastikan berbagai ikhtiar yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Tidak ada jalan lain bahwa organisasi ini harus bekerja sama dengan pemerintah,” tegasnya.

Namun, kerja sama yang dimaksud bukan sekadar hubungan formal antara organisasi dan kekuasaan. KH Yahya menekankan bahwa sinergi tersebut harus dibangun dalam kerangka menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

NU, kata dia, harus mampu mengoordinasikan berbagai ikhtiarnya dengan agenda pembangunan dan program pemerintah, sehingga kekuatan jaringan organisasi yang luas dapat menjadi jembatan yang efektif dalam menjangkau masyarakat hingga ke lapisan bawah.

BACA JUGA:Sikap Tertib AMPB dan Masyarakat Pati Dapat Apresiasi DPR

Karena itu, peningkatan kapasitas para pengurus dan kader NU menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan tersebut.

“Bagaimana ke depan para pengurus NU dapat dikembangkan kinerjanya, dikembangkan kapasitasnya, sehingga akan menjadi penghantar yang lebih efektif dalam membantu membawakan manfaat dari program-program dan agenda pemerintah untuk rakyat kepada rakyat,” tuturnya.

Meski menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah, KH Yahya juga mengingatkan bahwa NU memiliki peran yang lebih luas dalam kehidupan bangsa.

NU, menurutnya, harus ikut menjadi penyangga kehidupan sosial masyarakat dan memperkuat fondasi negara-bangsa melalui semangat ta’awun atau saling tolong-menolong.

BACA JUGA:Ini Faktor Penting bagi Timnas Voli Putri Indonesia saat Jumpa Iran pada Perempat Final AVC Continental 2026

Prinsip tersebut, kata KH Yahya, merupakan bagian penting dari warisan pemikiran para pendiri Nahdlatul Ulama.

Ia mengutip pemikiran KH Hasyim Asy’ari dalam Qanun Asasi NU yang menempatkan semangat tolong-menolong sebagai salah satu dasar penting dalam membangun kehidupan bersama.

Dalam masyarakat yang berlandaskan ta’awun, setiap orang tidak lagi semata-mata memikirkan siapa yang paling kuat atau siapa yang memiliki kedudukan tertinggi.

Sebaliknya, seluruh elemen diarahkan untuk membangun kerja sama demi kepentingan, kekuatan, dan kemuliaan bersama.