Polda Banten Turunkan Tim Cari Rombongan Pewarta Foto yang Hilang di Selat Sunda

Polda Banten Turunkan Tim Cari Rombongan Pewarta Foto yang Hilang di Selat Sunda

Foto terakhir para pewarta foto yang berangkat dari Pantai Carita-Whatsapp group-

BACA JUGA:Pimpin Real Madrid Lawan Inter Milan, Ini yang Dirasakan Jose Mourinho saat Jumpa sang Mantan

"Kalau itu, mumpuni untuk melakukan pencarian dan radius," kata Eko.

Menurut ia, tim gabungan sebelumnya melakukan pencarian di sekitar delapan mil dari Pantai Carita. Namun, kondisi jarak pandang yang terbatas, gelombang tinggi, dan aktivitas erupsi membuat kapal kembali bersandar.

"Jarak pandang satu mil saja. Ada erupsi, gelombang juga tinggi," ujarnya.

Komunikasi Terakhir 

Berdasarkan laporan Kantor SAR Banten, speedboat yang membawa rombongan jurnalis tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin 7 September 2026 pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

BACA JUGA: Puncak Bali Harmony Encounter Week 2026, Gaungkan Seruan Kedamaian dengan Seluruh Kehidupan

Komunikasi terakhir mencatat korban sempat mengirimkan lokasi terkini kepada rekan jurnalis di Lampung pada pukul 14.42 WIB, namun akhirnya hilang kontak pada pukul 15.04 WIB di titik koordinat diduga 6°14'40.52"S dan 105°40'49.48"T.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan bahwa dalam operasi pencarian sampai Selasa petang pukul 18.15 WIB, tim yang bertugas menjangkau sampai Pulau Krakatau dan Pulau Panjang dengan hasil nihil.

Operasi pencarian diagendakan berlanjut pada Rabu 9 September 2026 pagi. Kantor SAR Banten mengerahkan KN SAR Tatuka, Rigid Inflatable Boat (RIB) Banten, dilengkapi peralatan SAR air, medis, dan komunikasi bekerja sama dengan Polairud Polda Banten.

"Untuk rencana besok tetap nanti kita memperluas area pencarian karena hari ini kita mempelajari rute dari Carita sampai dengan Anak Gunung Krakatau. Seperti itu," katanya.

Data sementara Basarnas mencatat terdapat sedikitnya tujuh orang yang dalam pencarian, di antaranya pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), Donal (pewarta lepas/freelance), serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan