Pelatih Barcelona Hansi Flick Sebut Pelatih PSG Luis Enrique sebagai Pelatih Terbaik Dunia
Pelatih Barcelona Hansi Flick menyampaikan pujiannya terhadap Pelatih Paris Saint Germain Luis Enrique dalam sesi konferensi pers di Parc des Princes, Paris, Prancis, Senin, 19 Oktober 2026. --Dok FC Barcelona
JAKARTA, Weradio.co.id - Pelatih Barcelona Hansi Flick menilai Luis Enrique sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Sedangkan Enrique menolak menyebut duel antara Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) sebagai 'final kepagian'.
Klub raksasaa Liga Spanyol Barcelona menantang tuan rumah sekaligus juara bertahan dua musim terakhir, Paris Saint-Germain (PSG), pada pertandingan pekan ketiga fase liga Liga Champions (UCL) 2026/2027 di Stadion Parc Des Princes, Rabu dini hari WIB, 21 Oktober 2026.
Dalam konferensi pers di Parc, mengawali pembicaraan dengan membahas kualitas pelatih pesaingnya dari PSG, Luis Enrique. "Dia (Luis Enrique) sudah memenangi dua gelar Liga Champions secara berturut-turut bersama PSG. Timnya memainkan sepak bola fantastis. Dia adalah pelatih yang luar biasa, salah satu yang terbaik di dunia," kata pelatih asal Jerman itu, sebagaimana dilansir laman Barcelona seperti dibaca Weradio.co id.
Barcelona datang ke Paris dengan rekor fantastis. Blaugrana membukukan 11 kemenangan dari 11 pertandingan yang sudah mereka mainkan di semua kompetisi musim ini. Mereka mencetak rataan gol lebih dari empat gol per pertandingan sejak awal musim ini.
BACA JUGA:Hollywood Gempar, Dua Raksasa Film Resmi Bersatu, Asetnya Tembus Ribuan Triliun Rupiah
Di UCL 2026/2027, klub Catalunya tersebut tampil mengesankan dalam kemenangan atas Feyenoord Rotterdam dan atas Galatasaray (1–4).
Blaugrana atau Merah Marun -- julukan untuk Barcelona -- sudah mencetak setidaknya empat gol dalam empat pertandingan penyisihan grup Liga Champions berturut-turut, rekor terpanjang yang pernah dilakukan oleh tim mana pun dalam sejarah Liga Champions.
PSG tak kalah mentereng
Rekor PSG tidak kalah mentereng. Jawara Ligue 1 Prancis ini tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhirnya di Liga Champions (8 kemenangan, 4 imbang) dan bisa menyamai rekor tak terkalahkan terlama mereka di kompetisi ini, yang dicatat antara Oktober 2012 dan November 2013 (13 pertandingan).
Makanya, Flick menggambarkan pertandingan para raksasa ini sebagai Ujian bagus buat Lamine Yamal dan kawan-kawan.
BACA JUGA:Mengangkat Mitos Sumatera Utara, Film Begu Ganjang Padukan Dunia Medis dan Horor Lokal
"Ujian yang bagus... Saya ingin tim saya bermain dengan percaya diri, keberanian, dan kebersamaan, seperti yang sudah kami tunjukkan dalam beberapa pertandingan terakhir. Ini akan menjadi kesempatan untuk menunjukkan level permainan kami. Kami sudah siap," tegas Flick.
Saat ditanya mengenai pemain yang absen di lini pertahanan—terbaru adalah Jules Koundé dan Eric Garcia—Flick mengatakan bahwa Frenkie De Jong dan Rodri bisa mengisi posisi tersebut. Àlex Campos, yang baru pertama kali dipanggil ke tim utama, juga menjadi opsi lainnya.
Mengenai Raphinha, Flick menyebut pemain asal Brasil tersebut "bisa tampil sejak awal".