Indonesia dan Takhta Suci Vatikan Sepakat Internasionalisasikan Pancasila demi Perdamaian Dunia

Indonesia dan Takhta Suci Vatikan Sepakat Internasionalisasikan Pancasila demi Perdamaian Dunia

Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono, dan Menteri Hubungan Antarnegara dan Organisasi Internasional (Menlu) Vatikan, Mgr. Paul Richard Gallagher berupaya mewujudkan perdamaian global..-Weradio.co.id-KBRI Takhta Suci Vatikan

BACA JUGA:Sinyal Perubahan Vatikan, Paus Leo Kembalikan Tradisi Klasik dan Rombak Jabatan Penting

Keberagaman dan kerukunan tersebut salah satunya diwujudkan secara nyata melalui Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.

Menurut Mgr. Gallagher, kerja sama internasional dan komitmen lintas agama merupakan unsur vital dalam menghadapi tantangan global.

Diplomasi Budaya dan Kuliner

Resepsi diplomatik yang dihadiri para duta besar negara sahabat, pejabat Vatikan, dan tokoh agama ini juga menjadi sarana diplomasi budaya.

Acara dibuka dengan alunan gamelan Jawa oleh Kelompok Karawitan Gong Wisnu Wara, grup binaan Profesor Etnomusikologi Universitas La Sapienza Roma, Giovanni Giuriati, yang bekerja sama dengan KBRI Takhta Suci sejak 1990-an. Mereka membawakan tembang Jawa seperti Ricik-Ricik Banyumasan dan Ayun-Ayun Gobyog.

BACA JUGA:Magnifica Humanitas, Ensiklik Pertama Paus Leo XIV tentang Melindungi Pribadi Manusia di Zaman Kecerdasan

Suasana makin semarak dengan penampilan Tari Selendang Jawa oleh Fiorella Cardinale, mahasiswa doktoral asal Italia, serta aubade lagu Indonesia Raya oleh para suster dari Kongregasi Suster Katekis Hati Kudus.

Para pastor turut menyanyikan lagu daerah Sumatra Utara Mbiring Manggis, lagu berbahasa Italia Che Sarà, dan lagu Hallelujah.

Sebagai penutup perayaan, para tamu undangan disajikan aneka ragam jajanan tradisional khas Nusantara, di antaranya cenil, nagasari, getuk singkong, sosis solo, dan lumpia.