Dari Limbah Pertanian Jadi Pewarna Alami Wastra, Polipangkep Dorong Hilirisasi Inovasi Berbasis Potensi Lokal
Inisiasi kemitraan Polipangkep dan Yayasan Kawan Lama berpotensi mencakup pemetaan potensi plasma nutfah sebagai sumber pewarna alami, pengembangan sumber daya manusia, regenerasi perajin, pelestarian budaya, serta penguatan akses ke jaringan pasar dan ri-Weradio.co.id-IST
Ke depan, inisiasi kemitraan Polipangkep dan Yayasan Kawan Lama berpotensi mencakup pemetaan potensi plasma nutfah sebagai sumber pewarna alami, pengembangan sumber daya manusia, regenerasi perajin, pelestarian budaya, serta penguatan akses ke jaringan pasar dan ritel nasional.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat hilirisasi riset dengan membangun ekosistem yang menghubungkan sains dan teknologi dengan potensi lokal, perajin, komunitas, hingga pasar.
Dengan demikian, pemanfaatan limbah pertanian sebagai pewarna alami tidak hanya menjadi alternatif dalam pengelolaan limbah, tetapi juga berpotensi menciptakan nilai tambah sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan wastra.