Kepentingan Politik di Ujung Tanduk, Dua Negara Sekutu Iran Gelar Komunikasi Diplomatik Tingkat Tinggi
Keterlibatan Rusia dan China dalam konflik Iran - AS bukan tanpa alasan. Keduanya memiliki kepentingan besar yang kini berada di ujung tanduk.-Weradio.co.id-Video YouTube Hindustan Times
Jika terjadi perubahan rezim atau ketidakstabilan berkepanjangan, investasi tersebut terancam hilang sepenuhnya.
Kekhawatiran Perubahan Rezim
Selain faktor ekonomi, Moskow sangat khawatir jika pemerintahan Iran berikutnya tidak lagi sejalan dengan kepentingan Kremlin.
Ada ketakutan besar bahwa pemimpin baru Iran di masa depan mungkin akan lebih pragmatis dan memilih untuk bekerja sama dengan pihak Barat yang akan memperlemah pengaruh Rusia di kawasan Timur Tengah.
Kondisi ini semakin diperparah dengan ingatan jatuhnya rezim Bashar al-Assad di Suriah pada 2024, yang telah menggerus citra Rusia sebagai pelindung keamanan yang andal di kawasan tersebut.
Saat ini, dunia sedang menanti langkah nyata dari aliansi Rusia dan China. Apakah mereka akan terlibat lebih jauh dalam perang untuk membela Teheran, atau hanya sekadar memberikan dukungan diplomatik di tengah tekanan luar biasa dari kepemimpinan Donald Trump di Amerika Serikat.