Ojek Online Bukan Angkutan Penumpang, Begini Peta Jalan Pengalihan Profesinya!

Ojek Online Bukan Angkutan Penumpang, Begini Peta Jalan Pengalihan Profesinya!

Akademisi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menegaskan, penggunaan ojek online (ojol) sebagai sarana angkutan penumpang tidak pernah logis dari sudut pandang keselamatan-Weradio.co.id-Bank Sinarmas

BACA JUGA:Selat Malaka di Tengah Menguatnya Realisme Global

Lebih lanjut, Djoko menyoroti isu kesejahteraan pengemudi ojol. Ia berpendapat bahwa profesi ojol sejak awal tidak didesain untuk menjadi pekerjaan utama atau tumpuan hidup jangka panjang.

Oleh karena itu, menuntut kesejahteraan melalui profesi ini dinilai sulit tercapai. Djoko mengingatkan bahwa pemerintah memiliki kewajiban konstitusional untuk menyediakan lapangan kerja yang layak bagi masyarakat, alih-alih membiarkan ketergantungan pada profesi ojol.

"Memang sekali lagi tidak mudah dan butuh waktu. Akan tetapi jika diseriusi harusnya bisa dan menjadi program nasional yang melibatkan semua sektor," tutup Djoko.

Apakah Anda setuju jika ojek online difokuskan hanya untuk pengiriman barang saja?