Viral Karang Taruna Kalisari Minta Sumbangan Agustusan Rp15 Juta ke Warung Kopi, Ini Klarifikasinya

Viral Karang Taruna Kalisari Minta Sumbangan Agustusan Rp15 Juta ke Warung Kopi, Ini Klarifikasinya

Pertemuan antara Lurah Kalisari dengan pengurus Karang Taruna-dok: berita jakarta-

JAKARTA, Weradio.co.id - Lurah Kalisari, Siti Nurhasanah memberikan klarifikasi terkait viralnya permintaan sumbangan untuk kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dilakukan Karang Taruna (Katar) setempat.

Siti memastikan, permintaan sumbangan yang dilakukan oknum anggota Karang Taruna itu terjadi akibat kesalahpahaman dalam penulisan nominal.

"Sudah diklarifikasi kemarin dan pihak Karang Taruna mengakui terjadi kelalaian dalam penulisan angka. Masalah ini sudah selesai," katanya seperti dikutip berita jakarta. 

Siti menjelaskan, klarifikasi dilakukan melalui pertemuan yang digelar pada Senin (27/7) sekitar pukul 17.30 WIB. Pertemuan tersebut dihadiri pengurus Karang Taruna, Ketua RW 11, Bimaspol, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Kasi Pemerintahan, serta pemilik warung kopi.

BACA JUGA:Begini Alasan Sufmi Dasco Pertemukan Hotman Paris dan PWI Pusat di Jakarta

"Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan tidak memperpanjang persoalan yang telah terjadi," terangnya.

Menurutnya, angka Rp 15 juta yang tercantum dalam surat permintaan sumbangan tersebut bukan merupakan nominal yang diminta kepada pemilik warung kopi. 

"Angka sebesar Rp 15 juta itu adalah untuk kebutuhan keseluruhan kegiatan peringatan HUT RI, bukan meminta seluruhnya kepada warung kopi di Jalan Manunggal RW 11 sebagaimana diviralkan," ungkapnya.

Tidak Teliti

Siti menyayangkan adanya ketidaktelitian dalam penulisan nominal pada surat tersebut. Ia sudah mengingatkan agar pengurus Karang Taruna dapat menyampaikan maksud dan tujuan permintaan sumbangan secara langsung kepada pemilik usaha atau pihak yang dituju.

BACA JUGA:Polda Metro Jaya Kembangkan Kasus Sindikat Buzzer Hoaks, Telusuri Aktor Intelektual dan Aliran Dana Proyek

Penyampaian secara langsung dan dilengkapi proposal kegiatan penting dilakukan agar pihak yang dimintai bantuan memahami konteks serta tujuan penggalangan dana.

"Anggota Karang Taruna seharusnya datang langsung dan menyampaikan kepada pemilik warung kopi maksud dan tujuannya. Jangan hanya menitipkan kepada anak buah karena dapat menimbulkan salah paham. Kemudian, harus dilampirkan proposal agar pihak yang dituju mengetahuinya," imbuhnya.

Siti juga menyayangkan persoalan tersebut langsung diunggah ke media sosial hingga akhirnya menjadi viral dan menimbulkan sentimen negatif di masyarakat.