Diduga Ada Potongan Setoran, Kualitas Makanan Turun? Kejaksaan Mulai Lakukan Pemeriksaan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (tengah) didampingi Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari (kanan) dan Mayjen TNI Trenggono di Kantor BGN, Jumat, 31 Juli 2026.-Weradio.co.id-Rio Winto
"Bahwa ada saldo rekening yang terkirim dari, terkirim dari pusat kepada rekening-rekening dapur yang dalam bentuk virtual account itu, ternyata rekening penampungan rekening dapur itu dapurnya either dapurnya itu belum beroperasi," lanjut dia.
BACA JUGA:Bea Cukai dan BNN Sita Ganja 3,37 Ton Senilai Triliunan Rupiah
Pemeriksaan dilakukan terhadap 27.469 SPPG yang saat ini beroperasi. Sudaryono mengatakan ditemukan 414 SPPG dengan rekening virtual account anomali 414 SPPG atau dapur yang rekeningnya itu kemudian rekeningnya either double atau rekeningnya dapurnya nggak ada atau dapurnya belum beroperasi," ujarnya.
Sudaryono mengatakan, pihaknya telah mengembalikan uang negara sebesar Rp 311.246.295.184 terkait temuan rekening anomali tersebut.
Dia mengatakan penyisiran masih terus dilakukan jika nantinya ditemukan temuan lainnya.
"Totalnya Rp 311,2 miliar kami kembalikan ke kas negara dari hasil penyisiran kami yang kami temukan sampai dengan saat ini dari 414 SPPG," ujarnya.
BACA JUGA:Bongkar Jaringan Narkoba Aceh, Bea Cukai dan BNN Amankan Sabu Skala Besar
Lebih lanjut, Sudaryono mengatakan pihaknya telah melaporkan temuan tersebut ke aparat penegak hukum untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dia mengatakan tidak ada SPPG atau oknum yang terlibat dalam temuan ini yang kebal hukum.
"Karena itu, kami melaporkan hal ini kepada penegak hukum, apakah adanya indikasi mens rea. Misalnya memang ada niat untuk nyuri, ada niat untuk korupsi, ada niat untuk nilep, ngentit apa tidak dan lain-lain kami serahkan kepada penegak hukum di Kejaksaan untuk diperiksa," kata Sudaryono
.