Umrah 31 Santri Tarbiyatul Falah, Sarat Makna Spiritual
Perjalanan ibadah umrah 31 peserta dari Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah Al-Malikiyyah, Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, bersama PT Zam Zam Indah Abadi menyisakan pengalaman spiritual mendalam.-Weradio.co.id-Ist
LEBAK, Weradio.co.id - Perjalanan ibadah umrah 31 peserta dari Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah Al-Malikiyyah, Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, bersama PT Zam Zam Indah Abadi menyisakan pengalaman spiritual mendalam.
Selain menjalankan ibadah di Tanah Suci, rombongan juga mengunjungi berbagai lokasi bersejarah di Madinah, Makkah, dan Thaif.
Dalam keterangan kepada media, Kamis, 15 Oktober 2026, KH. Zamzami selaku Pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah Al-Malikiyyah sekaligus ketua rombongan menyampaikan rasa syukur atas perjalanan yang penuh pengalaman tersebut.
Ia juga mengapresiasi pelayanan PT Zam Zam Indah Abadi di bawah pimpinan H. Iriawan, terutama ketika rombongan menghadapi perubahan jadwal penerbangan.
BACA JUGA:Pelayanan Hukum Lintas Negara, MA Pastikan Permohonan Isbat Nikah Diperiksa Sesuai Ketentuan
Program yang semula direncanakan berlangsung 20 hari itu mengalami penyesuaian akibat sejumlah kendala perjalanan.
Berdasarkan keterangan pihak rombongan, keberangkatan yang semula dijadwalkan 7 September 2026 mengalami perubahan dan dijadwalkan ulang menjadi 23 September 2026.
Perubahan tersebut dis berkaitan dengan kendala akibat erupsi dan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kendala kembali terjadi saat rombongan hendak pulang ke Indonesia. Gangguan penerbangan dikaitkan dengan dampak serangan kelompok Houthi terhadap bandara Riyadh dan sejumlah bandara di Arab Saudi, termasuk Jeddah dan Madinah.
BACA JUGA:Masjid Apung An-Nur di Ancol Jadi Ikon Baru Jakarta
Jadwal kepulangan yang semula 13 September berubah menjadi 16 September 2026.
Jelajahi Sejarah Islam di Madinah
Perjalanan rombongan dimulai dari Pondok Pesantren Tarbiyatul Falah Al-Malikiyyah menuju Bandara Internasional Soekarno - Hatta, Cengkareng, menggunakan tiga unit bus dan sejumlah mobil pribadi.
Dari Jakarta, rombongan melakukan penerbangan melalui Dubai sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jeddah. Setelah tiba di Arab Saudi, para peserta meneruskan perjalanan darat menggunakan bus menuju Madinah.
Selama tujuh hari berada di Madinah, para santri menjalani rangkaian ibadah dan ziarah.