Sinyal Perubahan Vatikan, Paus Leo Kembalikan Tradisi Klasik dan Rombak Jabatan Penting
Paus Leo XIV-Weradio.co.id-Reuters
Kedua, Uskup Agung Peña Parra dipindahtugaskan menjadi Nuncio (Duta Besar) untuk Italia dan San Marino.
BACA JUGA:Usai Jumat Agung Rumah Doa Disegel, Jemaat Bingung Rayakan Paskah
Dan, ketiga, Uskup Agung Petar Rajič diangkat menjadi Prefek Rumah Tangga Kepausan, mengisi kekosongan jabatan sejak tahun 2023.
Pergantian Peña Parra dipandang sebagai langkah 'bersih-bersih'oleh Paus Leo. Mengingat rekam jejak Peña Parra yang sempat terseret dalam skandal keuangan Vatikan, penunjukan Rudelli yang memiliki reputasi bersih diharapkan dapat memulihkan integritas kantor pusat Gereja Katolik.
Fokus Yerusalem dan Tanah Suci
Paus Leo juga menunjukkan perhatian besar terhadap situasi di Timur Tengah yang kian memanas akibat perang Iran. Ia memilih Pastor Francis Patton OFM, mantan Kustos Tanah Suci, untuk menulis meditasi Jalan Salib tahun ini.
Hal ini menyusul insiden diplomatik pada Minggu Palma, di mana Patriark Pierbattista Pizzaballa sempat dilarang masuk ke Gereja Makam Kudus oleh otoritas Israel dengan alasan keamanan.
BACA JUGA:Perayaan Natal Ditolak, Jemaat HKBP Cikarang Dipaksa Ibadah di Hotel
Seperti dilansir dari Catholic Herald yang dikutip Weradio.co.id, Minggu, 5 April 2026, Paus Leo secara konsisten menyuarakan keprihatinan atas nasib umat Kristiani di Yerusalem yang kini menghadapi tantangan keamanan yang kian berat.
Dengan menempatkan orang-orang baru yang ia pilih sendiri dan mengembalikan martabat liturgi di basilika utama, Paus Leo menegaskan bahwa era kepemimpinannya adalah era pembaruan yang berpijak pada akar tradisi.