254 Layanan Imigrasi Berganti Nama, Beranda Imigrasi Jadi Identitas Baru
Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan penyeragaman identitas terhadap 254 titik pelayanan keimigrasian di luar kantor imigrasi di seluruh Indonesia.-Weradio.co.id-Direktorat Jenderal Imigrasi
Hendarsam menjelaskan, pemilihan nama Beranda Imigrasi tidak hanya berkaitan dengan penyederhanaan identitas.
Nama tersebut juga memiliki makna filosofis yang menggambarkan tempat pertemuan pertama sebelum seseorang memulai perjalanan menuju tempat baru.
Konsep beranda diharapkan mencerminkan pelayanan keimigrasian yang lebih terbuka, hangat, ramah, dan bersahabat kepada masyarakat.
Menurut Hendarsam, perubahan konsep pelayanan tersebut juga diarahkan untuk menghilangkan kesan kaku dalam birokrasi, tanpa mengesampingkan ketertiban administrasi serta profesionalisme petugas.
BACA JUGA:Imigrasi Raup Rp 8,68 Triliun, Target PNBP 2026 Terlampaui
"Gagasan utamanya adalah menghadirkan area layanan berkonsep ramah dan bersahabat yang mengikis kesan kaku birokrasi, namun tetap menjunjung tinggi ketertiban administratif dan profesionalisme. Kami ingin masyarakat merasa dekat, nyaman, dan terlayani dengan cepat setiap kali berkunjung ke Beranda Imigrasi," katanya.
Keberadaan Beranda Imigrasi yang terintegrasi di sejumlah pusat aktivitas masyarakat, seperti mal, kampus, dan kawasan terpadu, menjadi bagian dari komitmen Ditjen Imigrasi untuk memperluas akses pelayanan.
Melalui kebijakan ini, Imigrasi ingin memastikan masyarakat semakin mudah memperoleh layanan keimigrasian, khususnya dalam mempersiapkan dokumen perjalanan ke luar negeri.
Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi diharapkan menjadi wajah baru pelayanan keimigrasian yang lebih mudah dikenali dan dijangkau masyarakat.
BACA JUGA:Beranda Imigrasi Pasar Pagi Mangga Dua, Nama Baru Layanan Paspor di Pademangan
"Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia," pungkas Hendarsam Marantoko.