Pasar Global Bergejolak, Rupiah Melemah, Reliance Sekuritas Malah Cetak Transaksi Saham Rp 5,41 Triliun

Pasar Global Bergejolak, Rupiah Melemah, Reliance Sekuritas Malah Cetak Transaksi Saham Rp 5,41 Triliun

Di tengah bayang-bayang ketegangan geopolitik Timur Tengah yang menekan makroekonomi global serta tekanan pelemahan nilai tukar Rupiah di dalam negeri, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) justru berhasil mencatatkan kinerja operasional yang solid s-Weradio.co.id-PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk

JAKARTA, Weradio.co.id - Di tengah bayang-bayang ketegangan geopolitik Timur Tengah yang menekan makroekonomi global serta tekanan pelemahan nilai tukar Rupiah di dalam negeri, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) justru berhasil mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang semester I 2026.

Berdasarkan Laporan Keuangan unaudited Semester I 2026 yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), RELI mengantongi laba tahun berjalan sebesar Rp 3,01 miliar. Capaian ini ditopang oleh total pendapatan Perseroan yang mencapai Rp 15,49 miliar.

Peningkatan pendapatan ini didorong oleh pertumbuhan sub-pendapatan transaksi bursa yang melesat 31,22 persen secara tahunan (year on year) menjadi Rp 8,74 miliar dari sebelumnya Rp 6,01 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, pendapatan dari sektor investasi dan bunga turut memberikan kontribusi positif bagi kinerja perseroan.

BACA JUGA:OUE REIT Milik Mochtar Riady Tambah Kepemilikan di Gedung Tertinggi Sydney Senilai Rp 9,8 Triliun

Kenaikan kinerja ini berbanding lurus dengan tingginya aktivitas transaksi para nasabah.

Selama enam bulan pertama tahun 2026, nilai transaksi saham nasabah RELI tembus Rp 5,41 triliun, naik 12,27 persen dibandingkan periode semester I tahun lalu sebesar Rp 4,82 triliun.

Growth yang lebih fantastis terjadi pada transaksi obligasi, yang melonjak 173,76 persen menjadi Rp 152,95 miliar dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 55,87 miliar.

Dari sisi ketahanan finansial, kecukupan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) RELI per akhir Juni 2026 tercatat sebesar Rp 255,75 miliar.

BACA JUGA:Prajogo Pangestu Resmi Caplok Saham Pemasok Bahan Bakar Bandara Singapura

Angka ini melonjak 32,10 persen secara YoY dibandingkan posisi Juni 2025 yang sebesar Rp 193,59 miliar, sekaligus berada jauh di atas ambang batas ketentuan regulator.

Presiden Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Akhabani, menyampaikan bahwa terjaganya kinerja positif perusahaan tidak lepas dari tingkat loyalitas nasabah dan upaya optimalisasi layanan digital.

"Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih kepada para nasabah loyal yang tetap bertransaksi melalui layanan digital kami meski di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya kondusif," ujar Akhabani.

Ia menambahkan bahwa manajemen terus berupaya menjaga keberlanjutan bisnis (sustainability) melalui pemeliharaan sistem teknologi informasi guna menjamin stabilitas transaksi, keamanan data, serta kepatuhan regulasi.

BACA JUGA:Siap Caplok Raksasa Energi Filipina, Prajogo Pangestu Ajukan Tawaran Fantastis Rp 80 Triliun