IHSG Terbang Usai Rekor Surplus Dagang, Cek Saham dan Arah Pasar Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan melaju mulus di zona hijau. IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 0,79 persen menuju posisi 5.096,83.-Weradio.co.id-PT Reliance Sekuritas Tbk
JAKARTA, Weradio.co.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan melaju mulus di zona hijau. IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 0,79 persen menuju posisi 5.096,83.
Direktur PT Reliance Sekuritas Tbk, Reza Priyambada, mengungkapkan bahwa penopang utama penguatan indeks kali ini datang dari rilis data ekonomi dalam negeri yang amat positif.
Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 3,36 miliar, sebuah capaian yang jauh melampaui perkiraan dan ekspektasi para pelaku pasar.
Sektor Penopang dan Arus Modal Asing
Laju kenaikan IHSG didorong kuat oleh performa cemerlang dua sektor utama, yakni sektor barang baku (basic materials) yang melonjak 2,12 persen serta sektor energi yang terangkat 1,53 persen.
BACA JUGA:OUE REIT Milik Mochtar Riady Tambah Kepemilikan di Gedung Tertinggi Sydney Senilai Rp 9,8 Triliun
Di sisi lain, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) dengan total nominal Rp 375,54 miliar.
Adapun saham-saham yang paling banyak dilepas oleh pemodal asing antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS).
Bayang-bayang Tekanan Bursa Global dan Regional
Kendati IHSG sukses menguat, angin sakal masih berembus dari pasar global. Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, ditutup melemah akibat kekhawatiran para investor terhadap tingginya beban utang penerbitan obligasi perusahaan untuk membiayai proyek infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Sentimen negatif tersebut turut membayangi pembukaan bursa saham di kawasan Asia pagi ini yang mayoritas merosot ke zona merah. Indeks Shanghai tercatat melemah 1,14 persen, sedangkan Indeks Kospi Korea Selatan terkoreksi tajam hingga 3,26 persen.
BACA JUGA:Laba PGAS Naik 23 Persen Jadi US$ 293 Juta hingga Kuartal III
Proyeksi Pergerakan dan Analisis Teknikal IHSG
Secara teknikal, Reza memperkirakan IHSG hari ini masih memiliki kecenderungan untuk melanjutkan tren kenaikannya.
Secara analisis grafis, pergerakan indeks membentuk pola lilin white spinning top yang didukung indikator stochastic yang telah mengalami golden cross di area jenuh jual (deep oversold).